Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

Jembatan Sapihan Besar Perbaikan Sementara, 2025 Dilakukan Kontruksi Beton

Redaksi 24-06-2024, 01:13 WIB 1 menit baca
Bupati Kabupaten Kotim, H Halikinnor didampingi Kepala Dinas SDABMBNPRKP Mentana Dinar meninjau Jembatan Sapihan Besar di Menyata Hilir Selatan Samuda. (FOTO:ABU)
Bupati Kabupaten Kotim, H Halikinnor didampingi Kepala Dinas SDABMBNPRKP Mentana Dinar meninjau Jembatan Sapihan Besar di Menyata Hilir Selatan Samuda. (FOTO:ABU)

SB, SAMPIT - Jembatan Sapihan Besar yang terletak di perbatasan antara Kelurahan Basirih Hilir dan Samuda Kota, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sudah 20 tahun berdiri, namun belum pernah direhab.

"Jembatan itu sudah kurang lebih 20 tahun berdiri. Konstruksi yang terbuat dari kayu ulin. Karena sudah lama kondisi kayunya kebanyakan sudah lapuk,” kata Kepala Dinas SDABMBNPRKP Kotim, Mentana Dinar, Senin (24/6/2024).

Ia menjelaskan, jembatan tersebut kala diganti dengan beton maka sekitar 30 meter dengan kisaran anggaran sekitar Rp 13 miliar. Karena anggaran cukup besar maka pihaknya butuh waktu untuk nanti dimasukan ke anggaran perubahan 2025.

Olehnya itu, dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan perbaikan sementara menggunakan kontruksi kayu Ulin dengan tiga lapisan agar bertahan sampai tahun 2025.

"Selama ini masyarakat setempat hanya melakukan pemeliharaan dengan mengganti baut yang longgar atau copot saja. Sementara untuk kayu belum pernah diganti. Olehnya itu kita koordinasikan dengan pihak terkait lebih dulu untuk mendatangkan kayu Ulin untuk dilakukan perbaikan sementara,” ucapnya.

Sementara, Lurah Samuda Kota Sukarno Arif menyampaikan, pengguna jembatan tersebut tidak hanya masyarakat sekitar Samuda. Di wilayah itu terdapat terdapat 3 pelabuhan menuju seberang sungai mentaya yaitu Desa Satiruk, Babirah, Kelampan.

Keberadaanya juga sebagai jalan utama keluar masuk yang biasa digunakan sebagai jalur mengangkut hasil bumi.

"Masyarakat memanfaatkan jembatan ini untuk mengangkut hasil bumi menuju pasar Samuda dan lainnya," kata Sukarno. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard