Lewati ke konten utama
Pemprov Kalteng

Museum Balanga Ikuti Pameran Alat Musik Tradisional Nusantara

Redaksi 22-07-2024, 10:43 WIB 1 menit baca
Kepala UPT Museum Balanga, Hartini Titin menunjukan stand Pameran Alat Musik Tradisional Kalimantan Tengah pada kegiatan Pameran Alat Musik Tradisional Nusantara Tahun 2024. (FOTO:ISTIMEWA)
Kepala UPT Museum Balanga, Hartini Titin menunjukan stand Pameran Alat Musik Tradisional Kalimantan Tengah pada kegiatan Pameran Alat Musik Tradisional Nusantara Tahun 2024. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, TENGGARONG – Melestarikan budaya dan seni tradisional, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Kalimantan Tengah melalui UPT Museum Balanga mengikuti Pameran Alat Musik Tradisional Nusantara Tahun 2024, berlangsung di Tenggarong, Kutai Kartanegara, Sabtu (20/7/2024) lalu.

Kegiatan yang berlangsung selama enam hari tersebut diikuti oleh 31 museum provinsi se-Indonesia dan tiga kabupaten/kota di Kalimantan Timur, Kesultanan Kartanegara, serta pelaku seni dan budaya setempat.

Pameran Alat Musik Tradisional ini sebagai bentuk memperkenalkan keanekaragaman dan kekayaan budaya alat musik tradisional, juga memperkuat jalinan antar sesama museum Indonesia.

Perwakilan Asosiasi Museum Indonesia (AMI) Kalimantan, melalui pameran ini diharapkan dapat memberikan manfaat berupa edukasi dari koleksi yang ditampilkan, rekreasi dan pameran yang disajikan.

"Pameran ini merupakan bentuk penghargaan terhadap budaya sebagai kekayaan bangsa. Kekayaan kebudayaan yang ditampilkan kali ini adalah alat musik tradisional, yang saat ini kurang dikenal oleh masyarakat. Selain itu, kegiatan pameran alat musik ini sebagai ajang melestarikan budaya dan memajukan kebudayaan,” sebutnya dikutif media ini.

Sementara itu, Kepala UPT Museum Balanga Hartini Titin yang ditemui disela kegiatan menyampaikan bahwa pameran ini merupakan upaya dalam melestarikan seni musik leluhur.

“Selain itu juga untuk promosi kekayaan seni musik Kalimantan Tengah, khususnya alat musik tradisional. Kegiatan ini diharapkan dapat terus menstimulasi masyarakat untuk terus aktif dalam melestarikan budaya,” ungkapnya.

Disampaikan pula, Museum Balanga kaya akan koleksi etnografi, dan pada kesempatan ini menampilkan lima koleksi alat musik tradisionalnya yang kental dalam upacara ritual/perayaan, seperti gong garantung, kacapi, kangkanong kenong, gendang tatau, dan rebab.

Kegiatan ini tidak hanya menampilkan koleksi alat musik tradisional dari pulau Kalimantan, Sumatera, Jawa, Bali, Sulawesi dan Papua. Namun juga workshop sape, lomba kreasi alat musik daerah, lomba permainan tradisional, bazar UMKM, dan kunjungan ke Desa Budaya yaitu Desa Lekaq Kidau. (sb/mmc)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard