Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Wabup Irawati Buka FGD Pendataan dan Pemetaan Pekebun Kelapa Sawit

Redaksi 11-09-2024, 01:54 WIB 1 menit baca
Wabup Kabupaten Kotim, Irawati saat menghadiri FGD endataan dan pemetaan pekebun kelapa sawit. (FOTO:ABU)
Wabup Kabupaten Kotim, Irawati saat menghadiri FGD endataan dan pemetaan pekebun kelapa sawit. (FOTO:ABU)

SB, SAMPIT - Wakil Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Irawati membuka kegiatan focus group discussion (FGD) pendataan dan pemetaan pekebun kelapa sawit menuju pengelolaan sawit rakyat berkelanjutan dan berdaya saing pada Rabu (11/9/2024).

"Komoditas kelapa sawit merupakan andalan di Kotim. Yang berkembang dengan sangat pesat. Kotim bahkan menjadi kabupaten yang memiliki tutupan kelapa sawit terluas di Indonesia,” kata Irawati.

Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian Nomor 833 tahun 2019 tentang Penetapan Luas Tutupan Kelapa Sawit Indonesia Tahun 2019 yang menetapkan tutupan kelapa sawit Kotim seluas 551.000 hektare.

Sebagai komoditas unggulan di Kotim tentu keberadaan kebun kelapa sawit ini diharapkan memberi andil besar terhadap pembangunan daerah, terutama dalam upaya meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyrakat.

"Olehnya itu kami menyambut baik dan mendukung kebijakan pemerintah terhadap rencana aksi kelapa sawit berkelanjutan yang dijabarkan dalam program dan kegiatan lintas sektor,” jelasnya.

Hal ini dibuktikan dengan diterbitkannya peraturan bupati kabupaten kotawaringin timur nomor 39 tahun 2020 tentang rencana aksi daerah perkebunan kelapa sawit berkelanjutan (rad ksb) kabupaten kotawaringin timur tahun 2020 - 2024.

Dimana salah satu komponen penting yang tertuang di dalam rencana aksi daerah perkebunan kelapa sawit berkelanjutan (RAD KSB) Kotim adalah “penguatan data” yang menitik beratkan pada kegiatan pendataan dan pemetaan kebun sawit swadaya.

Focus group discussion (FGD) pendataan dan pemetaan pekebun kelapa sawit menuju pengelolaan sawit rakyat berkelanjutan dan berdaya saing pada hari ini, tentu dapat kita pahami sebagai bagian dari upaya bersama dalam mendorong percepatan pendataan kebun swadaya di Kabupaten Kotawaringin Timur.

"Semoga kegiatan FGD bermanfaat bagi kita semua terutama bagi pengembangan kerja-kerja koordinatif kita dalam rangka meningkatkan pembangunan perkebunan kelapa sawit di Kotim,” terangnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard