Pembangunan Jembatan Mentaya Diperkirakan 4 Triliun
SB, SAMPIT - Menurut Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DSDABMBKPRKP) Kotim, Mentana Dhinar Tistama, dengan perkembangan harga material saat ini kemungkinan estimasi anggaran untuk pembangunan Jembatan Mentaya bisa mencapai Rp 2 triliun atau dua kali lipat dari estimasi pada 2013.
Ia menjelaskan, wacana pembangunan Jembatan Mentaya ini sudah mencuat sejak lama. Pada 2008 lalu pihaknya telah melakukan uji kelayakan atau Feasibility Study (FS) kemudian dilanjutkan dengan pembuatan Detail Engineering Design (DED) pada 2013.
"Makanya, kami melakukan koordinasi dengan PUPR Provinsi salah satunya terkait anggaran, karena pembangunan Jembatan Mentaya ini butuh biaya besar, kalau mengandalkan APBD Kotim saja tidak akan mampu,” kata Mentana, Rabu (11/9/2024).
Olehnya itu pihaknya berencana dalam waktu dekat akan mendatangi Kantor PUPR Kalteng guna berkoordinasi lebih lanjut dan berharap pemerintah provinsi bersedia membantu pembangunan Jembatan Mentaya, khususnya dari segi anggaran.
"Kemudian, kita akan segera menindaklanjuti dengan mengusulkan pembangunan Jembatan Mentaya ke Kementerian PUPR agar mendapat bantuan dana yang bersumber dari APBN," jelasnya.
Tidak hanya itu pihaknya juga akan meminta rekomendasi dari Komisi Keamanan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ) yang berada di bawah Kementerian PUPR. Sebab, sesuai Peraturan Menteri PUPR Nomor 20 Tahun 2022, pembangunan jembatan bentang panjang harus mendapat rekomendasi dari KKJTJ.
“Prosesnya memang panjang, tapi seumpamanya semua tahapan berjalan lancar dan anggaran mendukung, maka 2025 pembangunan sudah bisa dimulai. Kalau anggarannya lancar kemungkinan dalam dua tahun sudah selesai,” tutupnya. (f1/sb)