168 Guru Penggerak Aktif Berkontribusi Berbagi Inisiatif Pendidikan
SB, SAMPIT - Sebanyak 168 guru penggerak di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), baik yang telah lulus maupun yang masih mengikuti program, aktif berkontribusi dalam berbagai inisiatif pendidikan.
Hal ini sebagai upaya Dinas Pendidikan Kabupaten Kotim meningkatkan kualitas pendidikan.
Kepala Bidang GTK Dinas Pendidikan Kotim, Edie Sucpito, mengungkapkan program guru penggerak ini telah memasuki angkatan ke-11, dengan beberapa angkatan, seperti angkatan 4, 7, 9, 10 dan 11, yang masih menjalani pelatihan.
"Program Lokakarya Guru Penggerak kini telah mencapai Lokakarya ke-5 untuk Angkatan 10. Setiap lokakarya dilengkapi dengan modul-modul yang dirancang oleh Kementerian Pendidikan guna memperkuat kemampuan peserta," kata Edie Sucipto, Rabu (9/10/2024).
Ia mengatakan, selain meningkatkan keterampilan individual, program tersebut juga untuk mendorong kolaborasi antar pendidik di berbagai forum, seperti Kelompok Kerja Guru (KKG) di tingkat SD dan SMP.
"Kita berharapk kolaborasi ini dapat memperluas dampak positif program guru penggerak," jelansya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kotim, Muhammad Irfansyah, menyebut, calon guru penggerak lolos seleksi, berperan penting dalam memperkuat pendidikan karakter bagi siswa.
"Bahwa pendidikan saat ini tak hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga pada pembangunan karakter siswa. Kolaborasi antara guru dan siswa memegang peranan kunci dalam menciptakan generasi yang berintegritas," harapnya. (f1/sb)