Tampak dari kejauhan Ikon Ikan Jelawat yang berada di Pusat Kota Sampit menjadi tujuan masyarakat untuk berlibur. (FOTO:WARGA)
SB, SAMPIT – Ikon Ikan Jelawat yang terletak di pusat Kota Sampit menjadi satu-satunya tempat masyarakat untuk melepas penas setelah beraktivitas seharian. Ikon Ikan Jelawat satu-satunya wisata yang ada di pusat Kota Sampit dan menjadi tujuan masyarakat saat ingin merasakan pemandangan Sungai Mentaya.
Kawasan tersebut selalu menjadi incaran warga lokal dan sekitarnya saat di sore hingga malam hari, terlebih disaat di hari pekan masyarakat ingin berlibur dan melihat pemadangan.
Kawasan tersebut menjadi primadona masyarakat, karena selain menikmati pemandangan juga bisa menikmati kuliner serta melihat pusat perbelanjaan hanya berjarak 20 meter dari titik lokasi.
"Sebagian besar ke Ikon Jelawat saat sore hari, mungkin jarak yang dekat dengan biaya yang relatif terjangkau. Karena disana hanya membayar parkir Rp 2 ribu saja,” kata Kepala Disbudpar Kotim Bima Eka Wardhana, Rabu (16/10/2024).
Objek wisata ini terletak di sebelah selatan Pelabuhan Sampit, terdapat patung ikan jelawat yang besar, merupakan ikon Kota Sampit, juga menyediakan pemandangan indah Sungai Mentaya sembari menikmati jajanan kuliner yang ada disekitar lokasi Jalan Iskandar tersebut.
"Tahun lalu setelah Covid-19 objek wisata ini juga ramai dikunjungi masyarakat Sampit maupun dari luar daerah, mereka bisa menikmati sungai atau berjalan-jalan di sekitar lokasi yang menyediakan berbagai produk jualan. Ada juga yang sekalian belanja ke PMM,” jelasnya
Tidak hanya itu, saat malam pergantian tahun masyarakat yang berkunjung membawa kembang api untuk dinyalakan saat tepat pukul 00.00 WIB.
"Kemungkinan tahun ini juga akan lebih ramai pengunjung menghabiskan malam tahun baru bersama keluarga maupun kerabat," tutupnya.
Salah satu masyarakat bernama Sri Mahdalena mengungkapkan, bahwa dirinya hampir setiap pekan mengunjungi Ikon Ikan Jelawat bersama keluarga untuk membawa anak berlibur.
Karena menurutnya, Ikon Ikan Jelawat dari rumah mereka sekitar 30 kilometer dengan jarak tempuh 25 menit menggunakan sepeda motor, yaitu Kecamatan Kota Besi.
“Tempat ini satu-satunya tempat wisata yang dekat dengan Kota Sampit. Kita juga bisa berbelanja langsung di Pusat Perbelanjaan Mentaya, karena jaraknya dekat dan hanya jalan kaki. Kami kesini himpir setiap hari minggu sore untuk menghibur anak-anak,” tuturnya. (sb)