Maraknya Teror Pembakaran Rumah Kosong, Warga Griya Bama Raya Permai Perketat Penjagaan
SB, PALANGKA RAYA – Teror pembakaran rumah kosong yang semakin marak di Kota Palangka Raya membuat warga perumahan Griya Bama Raya Permai merasa cemas. Dalam upaya menjaga keamanan dan mencegah terjadinya kebakaran, warga setempat kini memperketat penjagaan dengan melakukan jaga malam secara rutin.
Ngambun, Ketua RT 02 RW XIII, menyatakan bahwa pihaknya kini melakukan jaga malam rutin sebagai upaya pencegahan. Langkah ini dilakukan karena meningkatnya kekhawatiran di kalangan warga atas teror yang bisa terjadi kapan saja. Menurutnya, situasi ini membuat semua warga terlibat dalam ronda malam demi keselamatan bersama.
"Untuk khususnya jaga malam itu sedang kita giatkan, termasuk saya sendiri, ketua RT, ikut jaga malam dengan warga-warga yang lain," ujarnya saat diwawancarai pada Kamis (31/10/2024).
Aksi teror kebakaran yang terus terjadi ini telah menciptakan ketakutan di kalangan warga. Mereka kini merasa cemas akan keselamatan rumah masing-masing, baik siang maupun malam. Bahkan, banyak dari mereka yang merasa khawatir jika harus meninggalkan rumah dalam keadaan kosong.
"Saya pribadi maupun warga di sini sudah merasa sangat was-was dengan terjadinya teror kebakaran ini. Kami merasa terancam, baik siang maupun malam," ungkap Ngambun.
Ngambun juga mengungkapkan perubahan dalam strategi pengamanan yang diterapkan. Sebelumnya, pihaknya menggunakan sistem patroli per jam, namun melihat situasi yang semakin mendesak, mereka memutuskan untuk meningkatkan pengamanan.
"Kita biasanya patroli per jam, tetapi karena kondisi sekarang sudah sangat urgent, kami tidak lagi menggunakan sistem patroli per jam. Kami akan melakukan patroli terus-menerus keliling perumahan," tambahnya.
Ngambun juga berharap agar pelaku teror pembakaran rumah kosong ini agar segera diungkap, agar seluruh masyarakat kota Palangka Raya tak lagi merasa khawatir jika ingin meninggalkan rumahnya.
"saya harap agar pelaku pembakaran ini agar segera ditemukan agar tidak ada lagi kecemasan, karena kami khususnya warga perumahan Griya Bama Raya Permai sudah resah dengan adanya teror ini," tutupnya. (sb)