Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

Pembangunan Dermaga Penyeberangan Feri Sampit-Seranau Diprioritaskan

Redaksi 15-01-2025, 12:59 WIB 1 menit baca
Plt Kepala Dinas Perhubungan Kotim, Rody Kamislam ketika diwawancara oleh wartawan. (FOTO:ABU)
Plt Kepala Dinas Perhubungan Kotim, Rody Kamislam ketika diwawancara oleh wartawan. (FOTO:ABU)

SB, SAMPIT - Pembangunan dermaga penyeberangan feri yang menghubungkan Sampit dan Seranau tetap menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

"Ini harus ada FS (feasibility study) dulu. Studi kelayakan itu yang pertama. Kami juga meminta bantuan teknis dari Kementerian Pusat karena saat ini dermaga eksisting bukan milik pemerintah daerah, tetapi milik Inhutani. Hal ini menyulitkan kami untuk melakukan perbaikan atau renovasi," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kotim, Rody Kamislam, Rabu (15/1/2024).

Status kepemilikan dermaga yang saat ini dimiliki oleh Inhutani menjadi kendala utama. Pemerintah daerah perlu mendapatkan aset tersebut agar bisa memodifikasi dermaga sesuai standar keselamatan agar kendaraan roda empat dapat melintas.

"Kalau sekarang dermaga belum bisa dilalui roda empat, belum aman, dan tidak standar. Ini prioritas kami agar aset itu bisa menjadi milik pemerintah daerah. Dengan begitu, kami dapat memodifikasi dermaga sesuai kebutuhan," tambahnya.

Selain itu, studi kelayakan yang mencakup aspek keselamatan teknis, manfaat aksesibilitas, dan aspek ekonomi juga menjadi fokus utama.

"Kami akan menggunakan konsultan perencana untuk mengkaji seluruh aspek. Jika hasilnya valid, baru proyek ini bisa dilaksanakan. Kalau tidak valid, tentu akan menjadi masalah di kemudian hari," tegas Rody.

Rody juga menyebutkan bahwa sisi dermaga di Seranau sudah menjadi aset pemerintah daerah. Namun, pembangunan tetap harus dilakukan di kedua sisi agar konektivitas antara Sampit dan Seranau terwujud dengan baik. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard