Tanggapi Keluhan Jalan Rusak, Fairid: Kami Minta Masyarakat Bersabar
SB, PALANGKA RAYA - Warga keluhkan Jalan Temanggung Tilung dan Jalan Menteng serta jalan di pinggiran kota yang tak kunjung di perbaiki sehingga mengurangi kenyamanan pengendara yang melaluinya.
Aris (34), warga yang tinggal di sekitar Jalan Menteng mengatakan, bahwa kondisi jalan di beberapa titik saat ini cukup memprihatinkan.
"Untuk kondisi jalan disini memang cukup memprihatikan, banyak jalan disini yang belum diperbaiki, ini cukup mengurangi kenyamanan pengguna jalan," ujarnya, Sabtu (15/3/2025).
Ia menambahkan, jika menghadapi musim penghujan, jalan akan membentuk kubangan air karena ada beberapa jalan yang permukaan jalannya masih berupa tanah dan belum di aspal.
"Ya akibat hujan ini, air nya sering menggenang, bahkan ada banjir di beberapa titik," ucapnya.
Ia berharap ada perhatian dari pemerintah untuk perbaikan jalan dan memastikan drainase berfungsi dengan baik, sehingga tidak terjadi saat musim hujan.
Disisi lain, Warga AMD, Kelurahan Petuk Katimpun, Kecamatan Jekan Raya, Yuni mengungkapkan, bahwa jalan AMD yang ada di seberang Kelurahan Petuk Katimpun memperlukan perbaikan karena hampir tidak tersentuk pengerasan apalagi pengaspalan oleh pemerintah.
Akibatnya, sebut Yuni, jalan yang menghubungikan Raflesia tersebut penuh dengan kubangan saat musim penghujan dan saat musim kemarau jalan penuh dengan lobang besar dan berpasar.
“Jalan tersebut menghubungkan Jalan Raflesia Km 11 Tjilik Riwut. Dan jalan tersebut ada sekolahan namun tidak ada perbaikan oleh pemerimtah Kota Palangka Raya. Kita berharap pemerintah bisa melihat dan melakukan perbaikan terhadap jalan itu,” ungkapnya.
Menanggapi hal itu, Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin meminta masyarakat untuk bersabar karena proses pembangungan dilakukan secara bertahap.
"Kita pasti tetap akan membangun, satu per satu, kan sudah lumayan banyak disitu jalan yang di aspal (Menteng dan Tilung), jangan karena satu jalan belum di aspal, masyarakat berasumsi semua jalannya belum diperbaiki," tuturnya.
Fairid mengatakan, bahwa pemerintah tidak mengabaikan keluhan masyarakat, justru sebaliknya, selalu mengetahui dan mendengar apa yang menjadi keluhan masyarakat.
"Keluhan masyarakat itu pasti saya mengetahui, apa keinginan masyarakat, selama kampanye, ya mengetahui persis, berikan kami waktu untuk melaksanakan ini, lihat lima tahun, Insya Allah untuk pembangunan infrastruktur itu komitmen kami," tutupnya. (sb)