seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Tiga Hari Pencarian, Bocah Tenggelam di Sungai Barito Ditemukan

by Redaksi - Tanggal 16-05-2026,   jam 06:34:22
Tim SAR Gabungan ketika mengevakuasi jasad korban yang ditemukan setelah tiga hari pencarian. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, MUARA TEWEH – Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan Ahmad Ansyari Amrullah (6), bocah laki-laki yang sebelumnya dilaporkan tenggelam di Sungai Barito, Desa Pepas, Kabupaten Barito Utara. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari ketiga pencarian, Kamis (14/5/2026).

Penemuan korban sekaligus menandai berakhirnya operasi pencarian dan pertolongan yang telah dilakukan sejak Selasa (12/5/2026). Sebelumnya, Ahmad Ansyari dilaporkan terjatuh dari pelabuhan Desa Pepas sekitar siang hari.

Menurut keterangan saksi di lokasi kejadian, warga sempat berupaya memberikan pertolongan. Namun derasnya arus Sungai Barito membuat tubuh korban dengan cepat terseret dan hilang dari pandangan.

Koordinator Lapangan Basarnas Palangka Raya, Antonius, menjelaskan bahwa jasad korban ditemukan cukup jauh dari titik awal korban terjatuh.

Ia mengatakan, pada Kamis (14/5/2026) sekitar pukul 14.40 WIB, Tim SAR menerima laporan dari masyarakat terkait penemuan jenazah di wilayah Desa Marawan Baru, Kabupaten Barito Selatan.

Mendapat laporan tersebut, tim langsung bergerak menuju lokasi menggunakan jalur sungai dan tiba sekitar pukul 15.40 WIB.

“Jenazah terkonfirmasi sebagai korban yang kita cari. Korban ditemukan sekitar 52 kilometer dari titik awal kejadian di Desa Pepas. Selanjutnya korban kami evakuasi ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Antonius.

Kepala Kantor SAR Palangka Raya, AA Ketut Alit Supartana, menyampaikan bahwa operasi SAR dalam kondisi membahayakan manusia (KMM) resmi ditutup setelah korban berhasil ditemukan.

“Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan resmi ditutup. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian ini,” kata Alit.

Unsur yang terlibat antara lain Tim Rescue Basarnas Palangka Raya, Polair Polres Barito Utara, Polsek Montallat, BPBD dan Dinas Sosial Barito Utara, Damkar, keluarga korban, hingga masyarakat setempat.

Selama proses pencarian, tim menyisir aliran Sungai Barito menggunakan perahu karet dan melakukan pemantauan di sejumlah titik yang diperkirakan menjadi jalur hanyut korban. (sb/*)