Bupati Kapuas Pimpin Rakor Persiapan Maulid Nabi, Bahas Konsep dan Penjadwalan Ulang
SB, KUALA KAPUAS — Bupati Kapuas HM Wiyatno memimpin rapat persiapan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus membahas sejumlah agenda keagamaan di Kabupaten Kapuas. Rapat berlangsung di Masjid Agung Al-Mukarram, Jumat (21/8/2026), usai pelaksanaan Shalat Jumat.
Rapat dihadiri pengurus Masjid Agung Al-Mukarram, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kapuas, para ustaz dan guru, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Camat Selat.
Pertemuan tersebut membahas persiapan pelaksanaan Maulid Nabi, mulai dari penjadwalan, konsep kegiatan, kesiapan lokasi hingga sarana dan prasarana pendukung.
Dalam rapat disepakati perlunya penjadwalan ulang pelaksanaan Maulid Nabi dengan mempertimbangkan kesiapan kawasan Masjid Agung Al-Mukarram serta sejumlah agenda daerah yang telah direncanakan.
Selain penjadwalan ulang, muncul pula rencana pelaksanaan Maulid Nabi secara outdoor di area depan Masjid Agung Al-Mukarram. Konsep ini dinilai dapat memberikan ruang yang lebih luas bagi jamaah dan masyarakat sekaligus memanfaatkan kawasan depan masjid yang sedang dalam proses penataan.
Bupati Kapuas HM Wiyatno mengatakan penjadwalan ulang diharapkan dapat menyesuaikan dengan kesiapan kawasan dan fasilitas pendukung agar pelaksanaan Maulid Nabi nantinya berlangsung lebih nyaman.
“Silakan didiskusikan, Maulid Nabi pasnya kapan, apa yang harus disiapkan, dan OPD mana saja yang perlu terlibat. Pemerintah daerah pada prinsipnya selalu mendukung,” ujar HM Wiyatno.
Selain persiapan Maulid Nabi, rapat juga membahas kesiapan Kabupaten Kapuas sebagai tuan rumah LASQI Provinsi Kalimantan Tengah, termasuk kebutuhan teknis, sarana dan prasarana, serta keterlibatan perangkat daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan perkembangan penataan sejumlah tempat ibadah dan kawasan kota. Penataan Masjid Agung Al-Mukarram terus dilanjutkan melalui dukungan anggaran, termasuk penyelesaian payung, pagar, taman, dan lingkungan masjid.
Pemkab Kapuas juga menyiapkan rencana penataan Masjid At-Taqwa di Simpang Camuh pada 2027 serta melanjutkan pembangunan Masjid Babussalam yang ditargetkan selesai pada Desember 2026.
Bupati berharap berbagai agenda keagamaan dan pembangunan fasilitas publik tersebut dapat berjalan melalui koordinasi dan sinergi antara pemerintah daerah, OPD, pengurus masjid, serta masyarakat.
Rapat ini menjadi langkah awal untuk mematangkan kembali jadwal dan konsep peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, termasuk opsi pelaksanaan outdoor di depan Masjid Agung Al-Mukarram, sehingga seluruh kebutuhan kegiatan dapat dipersiapkan dengan baik dan pelaksanaannya berjalan tertib serta nyaman bagi masyarakat. (hms/f4)