Lewati ke konten utama
Provinsi

Bawa Nama Kalteng ke Lampung, Sigit Widodo Pimpin Kontingen Porwanas 2027

Redaksi 29-09-2026, 16:38 WIB 2 menit baca
Ketua PWI Kalteng, Muhamad Zainal disampingi Sekretaris menyerahkan SK Ketua Kontingen Porwanas kepada Sigit Widodo. (FOTO: ISTIMEWA)
Ketua PWI Kalteng, Muhamad Zainal disampingi Sekretaris menyerahkan SK Ketua Kontingen Porwanas kepada Sigit Widodo. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA – Persaingan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027 memang belum dimulai. Namun, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Tengah (Kalteng) sudah lebih dulu memanaskan mesin.

Persiapan kontingen mulai digeber sejak awal 2026 sebagai langkah menghadapi Porwanas yang akan berlangsung di Lampung pada April 2027. PWI Kalteng ingin memastikan seluruh persiapan berjalan matang sebelum kontingen bertolak ke arena pertandingan.

Gubernur Kalteng H Agustiar Sabran telah memberikan restu terhadap susunan pimpinan kontingen. Sigit Widodo dipercaya memimpin Kontingen PWI Kalteng sebagai ketua, didampingi Sadagori Henoch Binti alias Ririen Binti sebagai wakil ketua.

Penetapan tersebut diperkuat dengan Surat Keputusan (SK) yang diserahkan Ketua PWI Kalteng M Zainal kepada Sigit Widodo, Selasa (29/9/2026).

Penyerahan SK turut disaksikan Sekjen PWI Kalteng Ika Lelunu, Ketua Siwo PWI Kalteng Fevri Ibin serta sejumlah pengurus PWI Kalteng.

Ketua PWI Kalteng M Zainal mengatakan, pembentukan kontingen sejak jauh hari menjadi bagian penting untuk memastikan persiapan berjalan terarah.

“PWI Kalteng mempersiapkan kontingen terbaik yang akan membawa nama Kalimantan Tengah pada ajang olahraga wartawan tingkat nasional ini,” kata Zainal.

Menurutnya, persiapan tidak dapat dilakukan secara mendadak. Selain pembinaan atlet, PWI harus memetakan cabang olahraga yang akan diikuti, menyiapkan administrasi serta membangun komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Ini langkah konkret,” tegasnya.

Dengan waktu persiapan yang masih cukup panjang, PWI Kalteng akan mulai menyusun berbagai kebutuhan kontingen secara bertahap. Targetnya bukan sekadar mengirimkan atlet, tetapi membangun tim yang siap bertanding sekaligus membawa nama Kalteng di tingkat nasional.

Sementara itu, Sigit Widodo mengaku menyadari tanggung jawab yang diberikan kepadanya bukan pekerjaan ringan. Menurutnya, Porwanas bukan sekadar persoalan pertandingan, tetapi juga membawa nama Kalteng dan PWI.

“Ini amanah yang tidak mudah. Kita berada di zona yang penuh tantangan. Wartawan banyak mengajarkan tentang kehidupan,” ujar Sigit.

Ia menilai pengalaman dan keterlibatannya di lingkungan PWI menjadi modal untuk membangun komunikasi serta kerja sama dalam mempersiapkan kontingen.

“Masuk di PWI bukan dunia baru. Harus sinergi,” tegasnya.

Sigit menambahkan, persiapan kontingen tidak boleh hanya berfokus pada pencapaian di arena pertandingan. Ada tiga hal yang harus berjalan beriringan, yakni prestasi, administrasi dan kolaborasi.

Ketiganya dinilai menjadi fondasi penting agar kontingen mampu bekerja secara efektif sejak masa persiapan hingga pelaksanaan Porwanas 2027.

“Langkah awal yang bagus adalah bagaimana kita sukses dalam kontingen, prestasi, administrasi, dan kolaborasi,” ungkapnya.

Dengan struktur kepemimpinan yang mulai terbentuk, PWI Kalteng kini memiliki waktu untuk mematangkan seluruh persiapan. Lampung menjadi tujuan berikutnya, sementara kerja panjang menuju Porwanas 2027 resmi dimulai dari Kalteng. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard