Masuk Pemukiman Warga, Seekor Lutung Batina Mati Digigit Anjing
SB, SAMPIT - Seekor lutung abu-abu betina ditemukan mati setelah masuk ke permukiman warga di Kelurahan Tanah Mas, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rabu (7/10/2026) malam.
Lutung yang merupakan satwa dilindungi tersebut diduga terjatuh dari atas pohon sebelum masuk ke kawasan permukiman. Saat berada di sekitar rumah warga, satwa itu kemudian dikejar dan digigit anjing hingga mengalami sejumlah luka.
Aktivis lingkungan, Harie, mengatakan lutung tersebut juga mengalami luka yang diduga akibat terjatuh dari atas pohon. Meski sempat bertahan, kondisi lutung akhirnya memburuk dan tidak dapat diselamatkan.
“Kami tidak sempat mengevakuasi. Lutung itu akhirnya mati. Kalau dilihat di pantatnya ada luka akibat jatuh. Kemudian dikejar anjing,” ujarnya.
Menurut Harie, lokasi ditemukannya lutung tersebut cukup jauh dari titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ia menduga satwa itu masuk ke permukiman untuk mencari makanan, mengingat kawasan sekitar lokasi yang berada di pinggiran sungai masih menjadi habitat alami lutung.
“Lokasinya kalau kita lihat sangat jauh dari Karhutla. Di sekitar situ memang ada area habitatnya,” jelasnya.
Ia menduga penyempitan habitat akibat maraknya karhutla dapat menjadi salah satu faktor yang membuat satwa liar keluar dari habitat alaminya dan mendekati kawasan permukiman warga.
“Mungkin habitatnya menyempit. Karena banyaknya penyebaran Karhutla,” bebernya.
Sementara itu, Komandan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Sampit, Muriansyah, mengatakan pihaknya telah menerima laporan terkait lutung tersebut dari aktivis lingkungan.
Setelah diamankan, kondisi lutung diketahui sudah tidak dapat diselamatkan. Sesuai arahan pimpinan, bangkai satwa dilindungi tersebut kemudian dikuburkan di sekitar lokasi penemuan.
“Kami mendapat laporan dari teman-teman aktivis lingkungan. Setelah diamankan oleh mereka, ternyata lutung tidak bisa selamat,” jelasnya.
“Sesuai arahan pimpinan, lutung itu akhirnya dikuburkan di sekitar lokasi penemuan,” imbuhnya. (f1/sb)