Lewati ke konten utama
Provinsi

Dishub Kotim Uji Coba Penutupan Jalan Sekitar Runway H Asan Sampit

Redaksi 08-10-2026, 18:07 WIB 2 menit baca
Kadishub Kotim, Raihansyah meninjau lokasi uji coba penutupan jalan sekitar run way H Asan Sampit. (FOTO: ISTIMEWA)
Kadishub Kotim, Raihansyah meninjau lokasi uji coba penutupan jalan sekitar run way H Asan Sampit. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melakukan uji coba penutupan jalan di sekitar runway Bandara H. Asan Sampit, Kamis (8/10/2026). Uji coba ini dilakukan sebagai bagian dari persiapan penutupan permanen jalan yang terdampak pengembangan kawasan bandara.

Kepala Dishub Kotim Raihansyah mengatakan, simulasi dilakukan untuk melihat kesiapan rekayasa lalu lintas sekaligus mengevaluasi berbagai kekurangan sebelum penutupan jalan diberlakukan secara permanen.

“Yang pertama, kami memohon maaf atas ketidaknyamanan masyarakat akibat penutupan jalan di sekitar runway Bandara H. Asan, terutama jalan menuju Palangka Raya ataupun sebaliknya,” ujar Raihansyah, Kamis (8/10/2026).

Menurutnya, penutupan jalan tersebut bukan kebijakan untuk kepentingan jangka pendek. Pengembangan kawasan Bandara merupakan bagian dari master plan pengembangan bandara dan Kota Sampit yang telah dirancang secara berkelanjutan sejak pemerintahan sebelumnya.

“Ini dalam rangka kita melakukan pembangunan berkelanjutan. Rencana ini bukan baru tahun ini, tetapi menjalankan master plan yang sudah berjalan sejak lama,” katanya.

Raihan menjelaskan, pengembangan tersebut berkaitan dengan perluasan runway serta peningkatan aspek keselamatan penerbangan, termasuk pengamanan area runway end safety area (RESA) dan berbagai obstacle di sekitar bandara.

Saat ini, pembangunan pagar kawasan bandara juga mulai dilakukan setelah Pemkab Kotim memperoleh alokasi anggaran dari pemerintah pusat. Pemotongan jalan akan dilakukan sebagai bagian dari pekerjaan lanjutan pembangunan fondasi pagar.

“Dalam waktu sekitar Senin kami akan melakukan pemotongan jalan karena ini lanjutan pembangunan fondasi pagar,” jelasnya.

Dishub Kotim juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan terkait rencana perpanjangan runway Bandara H. Asan. Raihansyah berharap perpanjangan runway tersebut dapat direalisasikan pada tahun mendatang.

“Sekarang sudah ada pesawat berbadan besar yang beroperasional di Bandara H. Asan. Beberapa catatan dan evaluasi kami, termasuk obstacle dan RESA, harus kita amankan. Kalau runway sudah diperpanjang dan aspek keselamatan ini terpenuhi, insyaallah bandara akan semakin maju,” katanya.

Raihansyah menilai pengembangan Bandara H. Asan nantinya tidak hanya berdampak terhadap sektor transportasi, tetapi juga memberikan efek berganda terhadap perekonomian daerah.

“Kami mohon masyarakat jangan berpikir ini untuk kepentingan sesaat, tetapi untuk kepentingan Kotawaringin Timur jangka panjang. Siapa tahu nanti anak atau cucu kita yang akan menikmati hasil pengembangan ini,” pungkasnya.

Sebagai jalur alternatif, Dishub telah menyiapkan Jalan Jaksa. Perbaikan di sejumlah titik jalan tersebut terus dilakukan, termasuk pengaspalan sekitar 800 meter di bagian ujung tikungan yang ditargetkan selesai tahun ini. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard