Lewati ke konten utama
OLAHRAGA

Tim Kapuas Borong Hadiah ORADO Open PWI Kapuas Cup 2026

Redaksi 13-10-2026, 18:03 WIB 2 menit baca
Foto bersama pengurus PWI Kapuas dan para juara dalam turnamen ORADO Open PWI Kapuas Cup 2026.FOTO: FADLI/SB
Foto bersama pengurus PWI Kapuas dan para juara dalam turnamen ORADO Open PWI Kapuas Cup 2026.FOTO: FADLI/SB

SB, KUALA KAPUAS – Tim-tim asal Kabupaten Kapuas berhasil menyapu bersih empat posisi juara dalam turnamen ORADO Open PWI Kapuas Cup 2026. Dari total 104 tim yang bersaing dari Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Kalimantan Selatan (Kalsel), seluruh gelar juara berhasil diamankan tim tuan rumah.

Turnamen domino yang berlangsung selama dua hari, 10–11 Oktober 2026, tersebut digelar di Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kapuas, Jalan Maluku, Kuala Kapuas. Persaingan berlangsung ketat sejak babak penyisihan hingga babak delapan besar, sebelum tim-tim Kapuas menguasai posisi teratas.

Barito Tengah 2 keluar sebagai juara pertama dan berhak membawa pulang hadiah Rp4 juta. Posisi kedua diraih Gudang Ar-Rahman dengan hadiah Rp3 juta, disusul Barito Tengah 1 di posisi ketiga dengan hadiah Rp2 juta. Sementara itu, Podka Saruan menempati peringkat keempat dan memperoleh hadiah Rp1 juta.

Hadiah juara pertama diserahkan oleh perwakilan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Kapuas. Kepala Dinas Yang Hendri Ale diwakili Kepala Bidang Pertanahan, A. Peran Firdaus, untuk menyerahkan hadiah kepada tim pemenang.

Sebanyak 104 tim peserta berasal dari sejumlah daerah di Kalteng dan Kalsel. Dari Kalsel, peserta datang dari Banjarmasin, Banjarbaru, Barito Kuala, dan Kabupaten Banjar, termasuk Martapura. Sementara dari Kalteng, peserta berasal dari Palangka Raya, Katingan, dan Kabupaten Kapuas.

Ketua Panitia ORADO Open PWI Kapuas Cup 2026, Ali Surakhman, menyampaikan selamat kepada seluruh pemenang dan mengapresiasi semangat serta sportivitas para peserta selama turnamen berlangsung.

“Selamat kepada para juara. Terima kasih kepada seluruh tim yang telah berpartisipasi dan ikut menyukseskan turnamen ini,” ujar Ali.

Ketua Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) tersebut juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan. Menurutnya, masukan yang ada akan menjadi bahan evaluasi untuk penyelenggaraan berikutnya.

“Kami menyadari masih ada kekurangan dalam penyelenggaraan turnamen ini. Semuanya akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan kegiatan berikutnya,” tambahnya.

Ali berharap turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mempererat silaturahmi antarpemain domino serta mendorong perkembangan olahraga domino di Kalteng dan Kalsel. Ia juga berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar dengan jumlah peserta yang lebih banyak pada masa mendatang. (f4) 

 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard