Lewati ke konten utama
Pemkab Pulang Pisau

Hadiri Pembukaan FSQ XII Kalteng, Wabup Pulpis Motivasi 12 Peserta Kafilah

Redaksi 16-10-2026, 09:53 WIB 1 menit baca
Wabup Pulpis, Ahmad Jayadikarta menghadiri Festival Seni Qasidah (FSQ) XII Tingkat Provinsi Kalteng Tahun 2026 di Kapuas. (FOTO:ISTIMEWA)
Wabup Pulpis, Ahmad Jayadikarta menghadiri Festival Seni Qasidah (FSQ) XII Tingkat Provinsi Kalteng Tahun 2026 di Kapuas. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, KUALA KAPUAS – Wakil Bupati Pulang Pisau (Pulpis), H. Ahmad Jayadikarta, memberikan dukungan langsung kepada kafilah Kabupaten Pulang Pisau yang akan berlaga dalam Festival Seni Qasidah (FSQ) XII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Tahun 2026.

Dukungan tersebut disampaikan saat menghadiri pembukaan festival di Kompleks Islamic Center Masjid Agung Al-Mukarram Amanah, Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas, Kamis (15/10/2026) malam.

Kehadiran Ahmad Jayadikarta menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap pengembangan seni qasidah sekaligus upaya melestarikan seni budaya bernuansa Islami di Kalimantan Tengah.

Usai menghadiri pembukaan, Ahmad Jayadikarta menyempatkan diri mengunjungi kafilah Kabupaten Pulpis. Dalam pertemuan tersebut, ia memberikan motivasi kepada 12 peserta yang akan mengikuti berbagai cabang perlombaan agar tampil maksimal dan membawa nama baik daerah.

Ia berharap seluruh peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaik dengan penuh semangat, percaya diri, serta menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti kompetisi.

Festival Seni Qasidah XII Tahun 2026 berlangsung pada 14–19 Oktober 2026 di Kabupaten Kapuas. Kegiatan tingkat provinsi ini mengusung tema “Harmonisasi Seni Qasidah dalam Bingkai Huma Betang: Merawat Kerukunan, Menguatkan Persatuan, dan Melestarikan Budaya.”

Tema tersebut menegaskan pentingnya seni qasidah sebagai sarana dakwah, penguatan nilai-nilai keagamaan, serta perekat kerukunan masyarakat di tengah keberagaman budaya Kalimantan Tengah.

Melalui keikutsertaan dalam festival ini, kafilah Kabupaten Pulang Pisau diharapkan tidak hanya mampu meraih prestasi, tetapi juga berkontribusi dalam menjaga eksistensi seni qasidah sebagai bagian dari kekayaan budaya daerah.

Dukungan pemerintah daerah diharapkan menjadi penyemangat bagi para peserta untuk tampil optimal sekaligus mempererat persaudaraan antarkafilah dari seluruh kabupaten dan kota se-Kalteng. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard