Lewati ke konten utama
Pemprov Kalteng

Disperkimtan Kalteng Gelar Program Bedah Rumah Untuk Warga Kurang Mampu

Redaksi 30-05-2023, 02:45 WIB 1 menit baca
Kepala Dinas Perkimtan Provinsi Kalteng, Erlin Hardi. (FOTO:YUDHA)
Kepala Dinas Perkimtan Provinsi Kalteng, Erlin Hardi. (FOTO:YUDHA)

SB, PALANGKA RAYA - Dalam rangka menyediakan rumah layak huni bagi masyarakat yang membutuhkan, maka Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) setiap tahun terus  melaksanakan program bedah rumah.

Kepala Dinas Perkimtan Provinsi Kalteng, Erlin Hardi, mengatakan, bahwa program yang dilakukan tersebut diadakan setiap tahun.

"Proposal pengajuan dari semua Kabupaten yang sudah masuk akan kita verifikasi. Untuk saat ini ada ribuan lebih proposal pengajuan bedah rumah yang masuk ke kita," ucapnya, kepada awak media, Selasa (30/5/2023).

Dia menambahkan, Ada beberapa tahapan yang harus dilakukan, yakni mengajukan proposal, dimana nantinya jika proposal pengajuan diterima, maka pihaknya akan melakukan inventarisasi dan dilaporkan ke pimpinan daerah.

"Adapun prosesnya ada tahapan verifikasi,  door to door langsung ke rumah yang sebelumnya telah diajukan melalui proposal bedah rumah. Hal ini dilakukan agar program bedah rumah benar-benar tepat sasaran, untuk masyarakat miskin yang benar-benar perlu bantuan," tuturnya.

Kemudian ketika tim turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan, itu kan perlu waktu untuk mengecek bagaimana kondisi rumahnya, hingga penghasilan keluarga di rumah tersebut.

"Hingga saat ini sudah ada sekitar 85 unit rumah yang telah dinyatakan memenuhi syarat untuk program bedah rumah, setelah melalui proses verifikasi. Nantinya 85 unit rumah itu akan diajukan kembali untuk di SK kan,"lanjutnya.

Tidak hanya itu saja, untuk pelaksanaan bedah rumah rencananya akan dimulai pada Bulan Juni atau Juli 2023, karena ada beberapa proses yang mesti dilalui.

"Salah satunya adalah dengan adanya program bedah rumah, diharapkan dapat menjadi impact atau berdampak positif bagi masyarakat sekitar," tuturnya.

Untuk biaya bedah rumah, untuk setiap unit adalah sama yakni Rp. 30 juta per unit. Dengan rincian Rp. 25 juta untuk bahan material bangunan dan Rp. 5 juta untuk upah tukang. (mda/ok)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard