Lewati ke konten utama
HUKUM

Angka Kecelakaan di Pulpis Meningkat, Tercatat 44 Kasus dan 13 Orang MD

Redaksi 23-06-2023, 07:02 WIB 2 menit baca
Kasat Lantas Polres Pulang Pisau, AKP Hermanto.
Kasat Lantas Polres Pulang Pisau, AKP Hermanto.

SB, PULANG PISAU – Kepolisian mengimbau masyarakat yang melintas di wilayah hukum Polres Pulang Pisau untuk berhati-hati dan meningkatkan kewaspadan, karena angka kecelakaan kian meningkat.

Dimana dari data periode Januari -Juni 2023, tercatat 44 kasus kecelakaan lalu lintas dengan jumlah korban meninggal dunia 13 orang dan korban luka-luka 60 orang.

Kapolres Pulang Pisau AKBP Mada Ramadita melalui Kasatlantas AKP Hermanto saat dikonfirmasi awak media ini membenarkan perihal tingginya angka kecelakaan lalulintas diwilayah.

"Dari data kami, sepenjang bulan Januari sampai Juni tercatat 44 kasus Lakalantas dengan korban meninggal dunia 13 orang dan korban luka-luka 60 orang dengan kerugian material mencapai Rp 286.750.000," kata pria yang akrab disapa Kang Bage ini menjelasakan.

Kasatlantas menjelaskan untuk kekadian Laklantas bulan Januari ada 10 TKP dengan korban meninggal dunia 4 orang dan luka-luka 18 orang. Kemudian bulan Pebruari terjadi 3 Lakalantas dengan korban meninggal dunia 1 orang dan luka-luka 6 orang.

"Kalau kejadian Lakalantas bulan Maret ada 2 TKP dengan korban MD 1 orang dan luka-luka 1 orang," katanya.

Selanjutnya kejadian Lakalantas bulan April terjadi 13 TKP dengan korban MD 3 orang dan luka-luka 17 orang. Kemudian lakalantas bulan Mei sebagai 11 TKP dengan korban MD berjumlah 2 orang dan korban luka-luka 11 orang, dan bulan Juni terjadi 5 kejadian Lakalantas dengan korban MD 2 orang dan korban luka-luka 7 orang.

Kasatlantas juga menjelaskan untuk ruas jalan yang sering terjadi kecelakaan lalulintas yakni di jalan Palangka Raya-Kuala Kurun, Jalan Trans Kalimantan Desa Tanjung Taruna hingga Desa Mintin. Kemudian, kata Bage, ruas Jalan Lintas menuju kawasan Food Estate serta Jalan Lintas Bahaur.

Kasatlantas menjelaskan faktor dari penyebab kecelakaan yang terjadi, adanya kelalaian pengemudi dan pengendara saat mengendarai kendaraan, dimana terkadang kurangnya kewaspadaan pengendara dalam berkendara.

“Pertama karena kurangnya kedisiplinan pengemudi baik pengendara dalam mengendarai kendaraan, ada juga karena faktor jalan dan cuaca seperti hujan, itu biasanya terjadi kecelakaan tunggal,” jelasnya.

Kasatlantas mengingatkan sekaligus menghimbau kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan agar berhati-hati dan mentaati peraturan lalulintas demi keselamatan bersama.

"Jaga laju kendaraan dan dan selalu berhati-hati. Jika sudah lelah dan ngantuk segera menepikan kendaraan ditempat yang aman untuk beristirahat," tegasnya. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard