Disdik Kotim Tekan Angka Stunting Melalui Program Isi Pringku
SB, SAMPIT – Untuk melakukan pencegahan terjadinya stunting di Kabupaten Kotawaringin Timur, Bupati H Halikinnor SH MM meminta semua Organisasi Perang Daerah (OPD) saling membahu dalam penanganan.
Menindak lanjuti hal tersebut, Dinas Pendidikan (Disdik) Kotim pun terapkan peran penting pencegahan stunting mulai dari jenjang PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini), Kelompok Bermain (playgroup), Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga lembaga sejenis baik itu formal maupun non-formal.
"Kita menjalin komunikasi kolaborasi dengan OPD terkait, contohnya melalui PAUD. PAUD Kholistik sendiri itu keterlibatan dengan Dukcapil, Dinsos dan Dinkes,” kata Plt Kepala Disdik Kotim, Muhammad Irfansyah saat dikonfirmasi pada Selasa (12/9/2023).
Pihaknya sebagai pengawas lembaga pendidikan menjadi sarana penyebaran pengetahuan yang paling efektif, tak terkecuali dalam pemahaman soal gizi, pencegahan stunting dan kenakalan remaja.
"Kami juga sedang mengembangkan perjanjian kerjasama untuk edukasi gizi seimbang, kesehatan dan pola asuh melalui program Isi Piringku dalam ruang lingkup Disdik,” terangnya.
Melalui kerjasama dengan lembaga lain, pihaknya berharap upaya menurunkan stunting dengan peningkatan kualitas dan kompetensi Guru PAUD serta program isi pringku dalam ruang lingkup disdik berjalan dengan lancar. (f1/sb)