Anggota Komisi III DPRD Kotim Minta Pemda Konsisten Membangun SDM Anak
SB, SAMPIT - Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Ir SP Lumban Gaol meminta pemerintah daerah konsisten dalam membangun sumber daya manusia (SDM) anak melalui pendidikan yang mempuni.
Karena menurut anggota dewan dari fraksi Demokrat ini, karena nantinya menjadi aset daerah dalam menopang keberlanjutan pembagunan daerah Kotawaringin Timur dimasa depan.
Sehingga diharapkan, pemerintah harus fokus dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sesuai amanat pada Pembukaan UUD 45.
"Kami masih banyak menemukan dan mendengar keluhan-keluhan dari orang tua siswa yang masih kesulitan mendapatkan pendidikan yang baik dan berbiaya murah. Maksud dari berbiaya murah bukan lah sekedar tidak membayar uang sekolah, namun lebih dari sekedar biaya SPP saja melainkan masih banyaknya pengeluaran ekstra yang harus dikeluarkan orang tua dalam menyekolahkan anak-anaknya," terang Lumban Gaol sapaan akrabnya, Minggu (2/10/2022).
Misalnya, tambah Lumban Gaol, pemenuhan pakayan sekolah, pembayaran uang komite dan bahkan yang lebih ekstrem adalah adanya kewajiban penyediaan kursi siswa yang kurang dan rusak.
Perlu diketahui, kata wakil rakyat ini, tidak semua orang tua mampu untuk memenuhi permintaan tersebut, ditingkat sekolah dasar saja masih banyak orang tua harus kehilangan kesempatan kerja serabutan untuk membantu menopang biaya rumah tangga.
Hal ini disebabkan oleh jauhnya jarak sekolah dasar dari komplek pemukimannya, contohnya mencapai 8 km ketempat sekolah tujuan, sehingga amanat undang-undang yang menyatakan wajib belajar 9 tahun hanya sebagai kampanye pepesan kosong semata.
"Maka dri itu kita dituntut agar orang yang didudukkan menjadi pemimpin di dunia pendidikan harus benar-benar berlatar belakang pendidik dan berkarakter pendidik pula. Ini yang sering kita suarakan didunia pendidikan melalui komisi III agar kedepan ada terobosan nyata dalam melaksanakan amanat undang-undang dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dimaksud," tukasnya. (ok)