Lewati ke konten utama
HUKUM

Forensik Sampaikan Penyebab Kematian Pria Usai Buang Sampah

Redaksi 05-07-2024, 03:39 WIB 1 menit baca
Tim medis ketika melakukan visum et repertum di Rumah Sakit Bhayangkara, Kamis (4/7/2024).
Tim medis ketika melakukan visum et repertum di Rumah Sakit Bhayangkara, Kamis (4/7/2024).

SB, PALANGKA RAYA - Jasad korban berinisial NV (40) yang ditemukan tergeletak di di samping tempat pembuangan sampah (TPS) sementara yang berada di Jalan Lawu, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya telah dilakukan visum et repertum.

Dokpol Rumkit Bhayangkara, dr Ricka Brillianty mengatakan, dari hasil visum yang telah dilakukan, pihaknya tidak ada menemukan adanya tanda-tanda kekerasan terhadap korbab khususnya yang mengatah ke tindak pidana kejahatan.

“Kami hanya menemukan adanya tanda-tanda Asfiksia. Dimana maksudnya jika korban ini kekurangan menerima suplai oksigen ke dalam otak. Biasanya rendahnya kadar oksigen itu disebabkan penyakit serangan jantung,” ucapnya, Jumat (5/7/2024).

Dijelasknnya, untuk waktu atau rentan kematiannya dibawah dari 4 jam, karena posisi kaku mayat belum terbentuk namun tadi untuk lebam mayat atau Livor Mortisnya sudah menempati tempat terbawah akibat gaya gravitasi mengisi vena dan venula.

"Dari keterangan keluarga juga tadi memang korban jarang mengeluh sakit dan sebagainya, jadi kemungkinan melihat semua ciri-cirinya diakibatkan karena adanya sakit yang diderita korban namun tidak pernah kontrol ke dokter ditambah juga korban sering begadang jadi itu adalah pemicunya,” tutupnya. (rk/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard