13 September 2024, Rute Penerbangan Sampit-Surabaya Kembali Dibuka
SB, SAMPIT - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) menandatangani kesepakatan antara Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Habaring Hurung dengan Nam Air untuk kembali dibukanya penerbangan rute Sampit-Surabaya.
"Saya menyambut baik kerja sama dibukanya rute penerbangan Sampit-Surabaya. Ini diharapkan berdampak positif terhadap perekonomian daerah kita, apalagi rute Sampit-Surabaya ini umumnya dimanfaatkan oleh pelaku usaha atau pembisnis" kata Bupati Kotim Halikinnor, Senin (2/9/2024).
Halikinnor mengatakan, penerbangan rute Sampit -Surabaya di Bandara H. Asan Sempit itu akan dibuka mulai 13 September 2024 mendatang. Olehnya itu dirinya sangat mengapresiasi karena selain rute Sampit-Surabaya kembali terisi, tarif tiket juga lebih murah. Pasalnya selama ini harga tiket yang mahal juga menjadi perhatiannya karena banyak dikeluhkan masyarakat.
"Dulu penerbangan rute Sampit -Surabaya menggunakan pesawat ATR. Nantinya kita pakai Boeing 737-500 tentu akan lebih nyaman. Ditambah lagi harga tiketnya lebih murah dari sebelumnya," kata Halikinnor.
Dirinya pun berharap pengembangan badara H. Asan Sampit dapat segera terlaksana sehingga penerbangan di wilayah itu semakin meningkat.
"Kalau penerbangan kita bagus itu akan berdampak terhadap perekonomian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," imbuhnya.
Sementara itu Pejabat Sementara Direktur Niaga NAM Air Achmad Yani Azwar mengungkapkan Nam Air awalnya berencana menerbangi rute Sampit-Surabaya pulang pergi pada akhir Oktober. Namun atas permintaan pemerintah daerah, pihaknya bisa mengupayakan lebih cepat sehingga penerbangan bisa dimulai pada 13 September 2024.
"Untuk tahap awal, frekuensi penerbangan Sampit-Surabaya hanya dua kali seminggu, yaitu Senin dan Jumat. Selanjutnya mulai akhir Oktober, frekuensi menjadi empat kali dalam seminggu yaitu Senin, Rabu, Jumat dan Minggu," jelasnya.
Dirinya berharap dengan adanya penerbangan rute Sampit- Surabaya diharapkan penumpang tidak lagi lari ke daerah lain. Ditambah lagi harga tiket yang tidak begitu mahal diperkirakan hanya Rp1,2 juta.
"Kami harap penumpang yang selama ini lari ke bandara Palangka Raya dan Pangkalan Bun, cukup terbang melalui Sampit. Apalagi jarak Sampit-Surabaya lebih dekat sehingga harga tiketnya pun lebih murah dibanding Pangkalan Bun dan Palangka Raya menuju Surabaya," ucapnya. (f1/sb)