Serius Tangani Bencana, Pemkab Kotim Gelar Diskusi Publik
SB, SAMPIT - Berdasarkan data Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) merupakan salah satu daerah yang memiliki tingkat kerawanan bencana yang tinggi seperti banjir, kebakaran hutan dan lahan dan abrasi.
Hal ini disampaikan Bupati Kotim Halikinnor dalam hal ini diwakilikan oleh Asisten 1 Sekretaris Daerah (Sekda) Kotim Rihel, pada acara diskusi publik laporan antara penyusunan dokumen perencanaan penanggulangan bencana Kabupaten Kotim, Selasa (3/9/2024).
"Kotim termasuk salah satu daerah rawan bencana lebih ke bagian selatan yang daerahnya di kelilingi oleh hutan belantara dan kondisi tanah yang bergambut, tentunya itu rawan terhadap terjadinya bencana kebakaran hutan dan lahan," kata Rihel.
Dirinya menilai penyusunan dokumen perencanaan penanggulangan bencana sangat penting sesuai dengan pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Ketentraman, Ketertiban dan Perlindungan Masyarakat sesuai amanat dari Peraturan Pemerintah Nomor 2 tahun 2018 tentang Standar Pelayanan Minimal.
Olehnya itu Pemkab Kotim mengucapkan terimakasih dan selamat datang kepada tim dari lembaga lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat Universitas Palangka Raya dan Deputi Bidang Sistem dan Strategi Penanggulangan Bencana BNPB pada acara diskusi kali ini.
Lanjutnya, apabila dicermati bersama dampak negatif dan kerugian akibat dari bencana pada dasarnya dapat dikurangi apabila kita memiliki data dan analisis yang memadai dalam hal perencanaan penanggulangan bencana.
Dalam rangka itulah kita berkumpul bersama untuk menyusun dokumen rencana penanggulangan.
"Saya menaruh harapan yang besar kepada yang hadir saat ini, untuk dapat memberikan komitmen, masukan dan kontribusi nyata dalam penyusunan dokumen rencana penanggulangan bencana di Kabupaten Kotawaringin Timur," tutupnya. (f1/sb)