seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Ketua DPC Demokrat Kapuas Minta Polisi Tindak Tegas Pelaku Balap Liar

by Redaksi - Tanggal 12-11-2022,   jam 03:14:38
Anggota DPRD Kabupaten Kapuas H. Parij Ismeth Rinjani, SH (kiri) saat melakukan reses di Dapil. FOTO : ISTIMEWA Anggota DPRD Kabupaten Kapuas H. Parij Ismeth Rinjani, SH (kiri) saat melakukan reses di Dapil. FOTO : ISTIMEWA

SB, KUALA KAPUAS - Aksi balap liar di jalanan dalam Kota Kuala Kapuas meresahkan dan membahayakan masyarakat, serta sudah ada korban masyarakat yang tertabrak akibat aksi balap liar tersebut. Pelaku balap liar yang masih dibawah umur tersebut membuat masyarakat geram.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas H. Parij Ismeth Rinjan, SH, mengakui masyarakat sudah resah dan geram dengan aksi para pelaku balap liar, karena membahayakan masyarakat yang beraktifitas di jalan umum, dan sudah ada korbannya.

"Para pelaku balap liar meresahkan, dan membahayakan jadi harus ditindak," tegas H. Parij Ismeth Rinjani.

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Kapuas ini, mendukung dan meminta pihak kepolisian untuk tidak segan-segan menindak tegas para pelaku balap liar, bahkan kalau ada unsur pidana maka harus diproses.

"Tindak saja, dan proses sesuai hukum. Masyarakat sangat mendukung untuk itu dilakukan," jelasnya.

Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Selat ini peranan orangtua dan sekolah harus membantu upaya dalam antisipasi balap liar, sehingga anak-anak tidak melakukan aksi negatif seperti balap liar misalnya dengan melarang anaknya menggunakan sepeda motor.

"Kita meminta orangtua harus larang anaknya gunakan sepeda motor, apalagi masih dibawah umur. Sekolah juga melarang anak didik gunakan sepeda motor, dan kalau melanggar sanksi tegas saja," jelasnya.

Lanjutnya, upaya tersebut tidak lain untuk melindungi masyarakat dan anak-anak dari bahaya akibat balap liar, karena dampak dapat menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka, serat meresahkan.

"Kita meminta ada upaya untuk menjaga keselamatan masyarakat dijalan raya, agar tidak ada lagi aksi balap liar," tandasnya. (dm)