Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Pemkab Gencar Lakukan Penyaluran Bansos Tiap Kecamatan

Redaksi 20-09-2024, 11:05 WIB 2 menit baca
Wakil Bupati Kabupaten Kotim, Irawati menyerahkan bantuan kepada masyarakat kurang mampu. (FOTO:ABU)
Wakil Bupati Kabupaten Kotim, Irawati menyerahkan bantuan kepada masyarakat kurang mampu. (FOTO:ABU)

SB, SAMPIT - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) gencar memberikan bantuan sosial pada masyarakat seluruh kecamatan sebelum masa jabatan pimpinan berakhir. Bantuan ini sudah sejak awal tahun.

Sebagai bentuk kepedulian, Pemkab Kotim menyalurkan bantuan sembako kepada para lanjut usia (Lansia) di Kecamatan Cempaga, Kamis (20/9/2024).

Wakil Bupati Kotim Irawati secara langsung menyerahkan bantuan kepada para Lansia dari delapan desa di Kecamatan Cempaga.

"Alhamdulillah, kegiatan ini adalah wujud kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok lanjut usia (Lansia),” kata Irawati.

Bantuan yang diberikan berupa kebutuhan dasar sehari-hari seperti beras 5 kg, minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 kg, susu satu kaleng, dan kopi, yang diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

"Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kotim, sehingga tercipta masyarakat yang sejahtera dan bahagia" ujarnya

Sementara Kepala Dinas Sosial Kotim Hawianan menyampaikan bahwa program bantuan sosial dari pemerintah daerah telah berjalan sejak awal tahun.

Paket bansos disalurkan ke Desa Luwuk Bunter sebanyak 8 paket, Sungai Paring 35, Cempaka Mulia Barat 11, Jemaras 6, Luwuk Ranggan 17, Patai 13, Rubung Buyung 28 dan Desa Cempaka Mulia Timur 11 paket.

"Program ini telah disalurkan ke beberapa desa sesuai dengan permintaan dan data yang diajukan oleh desa. Setelah kami cek, semua penerima sudah layak dan pantas untuk menerima bantuan tersebut," kata Hawianan.

la menjelaskan bahwa ada tiga kriteria utama penerima bantuan, yaitu lanjut usia yang sudah tidak mampu bekerja, anak yatim piatu, serta penyandang disabilitas. Sedangkan untuk lansia, bantuan berupa kebutuhan pokok sehari- hari disesuaikan dengan kemampuan daerah.

Sementara itu, penyandang disabilitas bisa menerima kursi roda atau alat bantu lainnya untuk meningkatkan kenyamanan mereka.

"Yatim piatu yang sudah tidak memiliki orang tua lagi juga mendapatkan bantuan berupa alat- alat untuk sekolah. Itu kriteria utama yang bisa kami sampaikan terkait penyaluran bantuan sosial ini," tutup Hawiana. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard