Bupati Launching Pemasangan VSAT di MTs Darussalam Kobes
SB, SAMPIT – Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), H Halikinnor melaunching simbolis pemasangan VSAT SATRIA -1 Akses layanan internet satuan pendidikan Tahun 2024 di MTs Darussalam Kecamatan Kota Besi.
Halikinnor dalam sambutannya mengatakan, hadirnya teknologi VSAT (Very Small Aperture Terminal) ini melalui dukungan dari bakti Kemenkominfo merupakan salah satu langkah nyata dalam meningkatkan akses internet di daerah-daerah yang selama ini mengalami keterbatasan jaringan internet.
"Pada tahun 2024 ini, sebanyak 31 titik lokasi akan mendapatkan bantuan akses internet melalui teknologi satelit Satria-1, di mana 30 titik akan ditempatkan di sekolah-sekolah dan 1 titik di Polsubsektor Tualan Hulu,” kata Bupati Kotim Halikinnor, Sabtu (21/9/2024).
Bupati berharap pemasangan perangkat VSAT ini diharapkan dapat membawa perubahan yang signifikan, khususnya dalam peningkatan mutu pendidikan di wilayah Kabupaten Kotim.
Ia menjelaskan, dengan adanya akses internet yang lebih merata, para siswa dan tenaga pengajar di sekolah-sekolah yang sebelumnya sulit terhubung dengan dunia luar kini dapat menikmati kemudahan informasi, sumber belajar daring, dan berbagai inovasi teknologi yang mendukung proses pembelajaran.
"Pemasangan perangkat VSAT ini diharapkan dapat membawa perubahan yang signifikan, khususnya dalam peningkatan mutu pendidikan di wilayah Kabupaten Kotim,” jelasnya.
Dengan adanya akses internet yang lebih merata, para siswa dan tenaga pengajar di sekolah-sekolah yang sebelumnya sulit terhubung dengan dunia luar kini dapat menikmati kemudahan informasi, sumber belajar daring, dan berbagai inovasi teknologi yang mendukung proses pembelajaran.
"Dalam hal ini, saya mengajak seluruh pihak yang terkait untuk berperan aktif, baik itu kepala sekolah, guru, maupun masyarakat, agar menjaga dan memelihara fasilitas ini dengan sebaik-baiknya. Mari kita jadikan program ini sebagai kesempatan untuk meningkatkan sumber daya manusia dan menciptakan generasi yang unggul di Kabupaten Kotim,” tutupnya. (f1/sb)