Pengurus Baznas Periode 2024-2029 Resmi Dilantik
SB, SAMPIT - Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur Kotim (Kotim), H Halikinnor resmi melantik Kepengurusan Badan Amil Zakat Nasional (Basnas) Kabupaten Kotim masa bakti 2024-2029, bertempat di Rujab Bupati Kotim, Sabtu (21/9/2024).
"Atas nama pribadi dan Pemkab Kotim, kami mengucapkan selamat kepada para pimpinan Baznas kabupaten Kotim periode 2024-2029," kata Halikinnor.
Halikinnor berharap, smoga dengan dilantiknya pimpinan yang baru, kinerja Baznas lebih ditingkatkan lagi sehingga keberadaanya senantiasa dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.
Keberadaan Baznas sebagai lembaga pemerintah nonstruktural yang merupakan instrument untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan dalam pengelolaan zakat yang dikeluarkan masyarakat khususnya umat islam, sekaligus penanggulangan kemiskinan khususnya di Kabupaten Kotim.
Lanjutnya, masa bhakti pimpinan Baznas Kotim periode 2019-2024 telah berakhir pada 9 April 2024 yang lalu. Maka dari itu diselenggarakanlah seleksi pimpinan Baznas periode 2024-2029 yang mengacu kepada Perbaznas nomor 1 tahun 2019 tentang tata cara pengangkatan dan pemberhentian pimpinan baznas provinsi dan kabupaten / kota, oleh tim seleksi yang beranggotakan 5 (lima) orang, terdiri dari unsur pemerintahan, kemenag, tokoh pendidikan, tokoh agama dan tokoh masyarakat.
"Saya selaku Bupati, mewakili Pemkab Kotim dan secara pribadi mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada pimpinan Baznas periode 2019 - 2024. penghargaan tertinggi atas dedikasi dan kejasamanya karena telah ikut membantu peningkatan kesejahteraan umat. semoga apa yang telah dilakukan tercatat sebagai amal jariyah dan mendapat syafaat di yaumul akhir," jelasnya.
Dirinya juga menyampaikan rasa terimakasih sebesar- besarnya kepada seluruh panitia seleksi pimpinan Baznas periode 2024-2029. Semoga apa yang telah dikerjakan mendapat ganjaran pahala dari Allah SWT.
"Kepada pimpinan Baznas yang baru dilantik, saya ucapkan selamat dan saya berpesan agar lebih optimal dalam menjalankan tugas, terutama dalam peningkatan pengumpulan zakat, serta mensosialisasikannya kepada masyarakat, instansi pemerintah, perusahaan besar sawit dan lembaga - lembaga masyarakat yang ada di Kotim," tutupnya. (f1/sb)