Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Penganugrahan Penggunaan Jasa Bea Cukai, Pemkab Harapkan Potensi Pengembangan Potensi Daerah

Redaksi 25-09-2024, 03:43 WIB 2 menit baca
Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Rusmiati menghadiri penganugerahan penggunaan jasa bea cukai. (FOTO:ABU)
Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Rusmiati menghadiri penganugerahan penggunaan jasa bea cukai. (FOTO:ABU)

SB, SAMPIT - Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sebagai bagian integral dari perekonomian Kalimantan Tengah, memiliki peran strategis dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Hal ini disampaikan oleh Staf Ahli Bupati Kotim Bidang Kemasyarakatan dan SDM Rusmiati pada kegiatan anugerah pengguna jasa Bea Cukai, Rabu (25/9/2024).

Di tengah situasi global ini, perekonomian nasional Indonesia pada triwulan II 2024 masih mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,05% (YOY - BPS).

"Khususnya di Kalteng, kita mencatatkan pertumbuhan ekonomi sebesar 3,80% pada periode yang sama, yang tentunya masih perlu kita pacu agar lebih mendekati capaian nasional dan bahkan mencontoh provinsi kalimantan timur yang berhasil tumbuh sebesar 5,85%," kata Rusmiati.

Kotim memiliki potensi sektor pertanian, terutama produksi beras dan kelapa sawit, terus mengalami peningkatan seiring dengan pertumbuhan konsumsi rumah tangga.

"Begitu juga dengan sektor transportasi dan akomodasi Kotim yang menunjukkan perkembangan positif," ujarnya.

Namun lanjutnya, harus diakui bahwa sektor-sektor lainnya, seperti industri pengolahan minyak kelapa sawit (CPO), pertambangan, dan perdagangan luar negeri masih perlu ditingkatkan secara signifikan.

"Disini, peran Bea Cukai sangat penting untuk memfasilitasi pergerakan arus ekspor dan impor, serta mendorong inovasi di bidang perdagangan internasional," jelasnya.

Dengan ekosistem yang kuat dan inklusif, Kabupaten Kotim diharapkan dapat berperan lebih besar dalam mendorong perekonomian Provinsi Kalteng dan Indonesia secara keseluruhan.

"Melalui anugerah pengguna jasa Bea Cukai Sampit 2024 ini, kita bersama-sama merayakan kesuksesan para pelaku usaha yang telah memberikan kontribusi besar dalam meningkatkan kegiatan ekspor-impor di wilayah kita," kata Rusmiati.

Dirinya berharap, penghargaan ini bukan hanya sekadar pengakuan atas kinerja mereka, tetapi juga sebagai motivasi untuk terus berinovasi dan berkolaborasi dalam membangun perekonomian yang lebih berdaya saing.

Dirinya mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga sinergi yang telah terbentuk, serta bersama-sama mengembangkan potensi daerah Kotim dengan penuh semangat dan tanggung jawab.

"Dengan kerja sama yang erat antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, saya yakin kita mampu menghadapi tantangan global, mempercepat pertumbuhan ekonomi, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kotim. tutupnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard