Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Masuk Musim Hujan, Pemkab Kotim Rakor Hadapi Potensi Banjir

Redaksi 11-10-2024, 08:30 WIB 1 menit baca
BPBD bersama instansi terkait saat melaksanakan rapat koordinasi tentang pencegahan bahaya saat terjadi banjir di musim hujan, Jumat (11/12/2024). (FOTO:ABU)
BPBD bersama instansi terkait saat melaksanakan rapat koordinasi tentang pencegahan bahaya saat terjadi banjir di musim hujan, Jumat (11/12/2024). (FOTO:ABU)

SB, SAMPIT - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) melakukan rapat persiapan menghadapi potensi ancaman banjir dengan di wilayah setempat, Jumat (11/10/2024).

Rapat koordinasi ini bertujuan untuk memantau kesiap siagaan bahkan hingga satuan terkecil dalam menghadapi potensi bencana.

"Perintah dari pimpinan untuk dilakukan kesepakatan terkait dengan persiapan ancaman bencana banjir, kenapa ini dilakukan data historis kita menyatakan pada Tahun 2023 akhir dan sampai dengan awal tahun 2024 ada beberapa kali terjadi banjir yang cukup besar," kata Kepala BPBD Kotim, Multazam.

Dijelaskan sudah ditemukan kejadian awal di tahun di bulan Oktober ini di tanggal 7 mengindikasikan bahwa level air dari beberapa desa di Mentaya Hulu sampai ke Samuda debit air tinggi di sungai.

"Saya lihat antisipasi bagi desa-desa yang berada di bantaran sungai, untuk itu pemerintah ditingkat satuan terkecil sampai ketingkat atas untuk mempersiapkan diri dengan menyiapkan peralatan masing-masing," lanjutnya.

Meskipun rapat tersebut tidak menyepakati status kesiagaan bencana, Kepala BPBD Multazam menyampaikan peringatan dini tentang potensi hujan dan cuaca yang telah disampaikan BMKG, agar bisa menjadi atensi terutama bagi daerah-daerah yang rawan banjir.

Dirinya juga menyampaikan kepada para camat untuk segera komunikasi dengan mereka yang bekerja di Pilkada mempersiapkan pada tanggal pemilihan atau terjadi banjir pada daerah tertentu.

"Kita harus siap agar kegiatan ini dapat berjalan dengan salah satu tujuan kita adalah menyukseskan pilkada, tapi tujuan utamanya kita melindungi masyarakat dari bencana apapun," ucapnya.

Tambahnya, berdasarkan prediksi BMKG saat ini sudah terjadi hujan dan berharap peringatan ini yang disampaikan oleh mereka menjadi atensi melakukan berbagai macam rencana hujan dengan skala yang besar atau universitas terutama daerah-daerah yang rawan dan musim hujan. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard