Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Sembilan Desa di Kotim Masih Blank Spot

Redaksi 12-10-2024, 12:10 WIB 1 menit baca
Kepala DPMD Kabupaten Kotim, Raihansyah usai melakukan peninjauan sejumlah desa, beberapa waktu lalu. (FOTO:DPMD KOTIM)
Kepala DPMD Kabupaten Kotim, Raihansyah usai melakukan peninjauan sejumlah desa, beberapa waktu lalu. (FOTO:DPMD KOTIM)

SB, SAMPIT - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Raihansyah mengungkapkan bahwa, masih terdapat sembilan desa di Kotim masih terkendala akses internet yang dikenal sebagai blank spot. 

Olehnya itu, DPMD bersama Kominfo Kotim mencari solusi dengan mengajukan bantuan pengadaan perangkat VSAT untuk meningkatkan jaringan internet di wilayah setempat. 

"Kami telah menyusun beberapa proposal untuk diajukan kepada pemerintah pusat, tepatnya Badan Aksesbilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI," kata Raihansyah, Sabtu (12/10/2024).

Pihaknya bersama Kominfo sudah mengajukan beberapa proposal kepada pemerintah pusat untuk meminta bantuan alat VSAT. Dengan harapan pada tahun 2025 permasalahan blankspot ini bisa teratasi.

Dirinya berharap, bantuan perangkat VSAT (Very Small Aperture Terminal) nanti dapat menjadi solusi sementara bagi desa-desa tersebut agar terhubung dengan akses internet.

VSAT merupakan teknologi satelit yang dapat menyediakan layanan internet di daerah terpencil yang belum terjangkau oleh infrastruktur telekomunikasi konvensional.

"Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Kotim dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa. Dengan nanti terhubungnya desa-desa blankspot, diharapkan dapat mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah setempat," jelasnya.

Namun hal itu diperlukan kolaboratif antara pemerintah, swasta, dan masyarakat untuk memastikan keberhasilan program ini dan terwujudnya akses internet yang merata bagi seluruh masyarakat Kotim.

"Kami berharap bahwa bantuan perangkat VSAT dapat segera terealisasi dan membantu mengatasi permasalahan blankspot di desa- desa yang ada di Kotim saat ini," tutupnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard