Gerakan Pangan Murah di Taman Kota Sampit Upaya Pengendalian Inflasi
SB, SAMPIT - Pjs Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), H Shalahuddin secara resmi membuka Gerakan Pangan Murah (SGM) yang dilaksanakan di Taman Kota Sampit, Rabu (16/10/2024).
Dalam rangka menangani inflasi dan menjelang akhir tahun, Badan Pangan Nasional melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan memfasilitasi terlaksanannya kegiatan bersama OPD, Bulog, distributor dan pelaku usaha di wilayah setempat.
Dalam semangat kebersamaan tersebut, ingin menciptakan solusi yang nyata, mendorong kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta.
"Melalui gerakan pangan murah, sebuah inisiatif yang sangat penting dalam upaya memastikan akses pangan yang berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat dan juga harga pangan yang wajar,” kata Shalahuddin
Demikian juga pemerintah daerah mengucapkan dengan banyak terima kasih kepada Bapanas yang telah menyalurkan bantuannya berupa bantuan pangan beras selama 6 bulan untuk bulan Januari - Juni 2024 kepada 18.836 masyarakat penerima bantuan pangan (PBP) di Kabupaten Kotim dan diperpanjang lagi untuk alokasi Agustus, Oktober dan Desember 2024.
"Gerakan pangan murah ini merupakan wujud komitmen pemerintah dan kepedulian terhadap masyarakat untuk menstabilkan harga dan memudahkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. sekaligus memangkas rantai distribusi pangan,” ujar Shalahuddin.
Ia menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk menjaga keterjangkauan harga pangan, meningkatkan daya beli masyarakat, serta mengendalikan inflasi daerah.
Lanjutnya, gerakan pangan murah ini, bukan hanya untuk keseimbangan ketersediaan bahan pangan saja, tapi juga keseimbangan harga bahan pokok.
Untuk diketahui, komoditas yang tersedia pada gelar pangan ini terdiri dari beras, minyak goreng kemasan, bawang merah, bawang putih, gula pasir, cabe merah keriting, cabai rawit, telur ayam ras, telur itik, sayur dan buah yang bisa diperoleh dengan harga lebih murah dibandingkan dengan harga pasar dan juga produk olahan UMKM binaan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan .
"Salah satu upaya yang dilaksanakan Dinas Ketahanan Pangan dalam Pengendalian Inflasi selain gerakan pangan murah hari ini adalah dengan melaksanakan pasar murah secara rutin di kelurahan-kelurahan dan kecamatan. Sampai dengan bulan ini telah dilaksanakan sebanyak 26 kali dan akan terus dilaksanakan sampai akhir tahun,” tutupnya. (f1/sb)