Pemkab Kotim Menerima Bantuan Alat Pemantau Kualitas Sungai Mentaya dari KLHK RI
SB, SAMPIT - Pemkab Kotawaringin Timur (Kotim) menerima bantuan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI, yaitu bantuan dua unit alat Online Monitoring (Onlimo) untuk memantau kualitas air di Sungai Mentaya.
“Pada perubahan anggaran tahun ini kita menerima bantuan dua unit Onlimo dari KLHK. Alat ini sangat membantu kita dalam memantau kualitas air,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kotim Machmoer, Kamis (17/10/2024).
Ia menjelaskan, Onlimo adalah sistem pemantauan kualitas air secara otomatis, terus-menerus dan online yang dikembangkan oleh KLHK. Onlimo dapat digunakan untuk memantau kualitas air sungai, laut, atau air limbah industri.
Menurut dia, manfaat alat ini kurang lebih sama dengan alat Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU), karena bisa dipantau secara online melalui gadget yang didukung layanan internet.
“Seperti ketika musim kabut asap lalu, masyarakat banyak yang menggunakan aplikasi ISPU untuk memantau kualitas udara. Nah, Onlimo sama seperti itu, bedanya yang dipantau adalah kualitas air sesuai lokasi pemasangan alatnya,” ujar dia.
Ia menyampaikan bahwa bantuan alat pemantau kualitas air ini diserahkan melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah Limbah dan Bahan Beracun Berbahaya (Ditjen PSLB3) KLHK.
"Bukan hanya peralatan, operator yang bertugas mengoperasikan alat tersebut juga dibayar oleh kementerian. Alat tersebut telah tiba di Kotim pada pertengahan September lalu dan telah dipasang dengan bantuan PT HAS Environment, yakni vendor yang bekerjasama dengan KLHK," katanya.
Ia menyebutkan dua alat tersebut dipasang di intake PDAM Ketapang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang dan intake PDAM Sungai Paring, Kecamatan Cempaga. Lokasi tersebut dinilai strategis karena berhubungan dengan sumber air yang digunakan masyarakat.
“Sementara kita pasang di Kecamatan Cempaga dan Mentawa Baru Ketapang dulu, karena keterbatasan anggaran dari pusat. Namun, mereka menjanjikan ke depan 15 kecamatan lainnya juga akan mendapat alat tersebut," pungkasnya. (f1/sb)