Pj Sekda Sebut Dana BLUD Untuk Kepentingan Fasilitas Rumah Sakit
SB, SAMPIT - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sebut tanggung pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) rumah sakit.
Pj Sekda Kotim, Sanggul Lumban Gaol mengatakan, dana BLUD rumah sakit tentunya untuk meningkatkan kesejahteraan bagi ASN yang ada di rumah sakit.
“Bantuan dana BLUD kepada rumah sakit diharapkan bisa mengalokasikan dana untuk kepentingan belanja mereka, sementara ASN menjadi tanggung jawab pemerintah,” kata Sanggul, Jumat (25/10/2024).
Ia mengatakan, dana BLUD rumah sakit bisa membeli fasilitas dan belanja modal bagi rumah sakit. Olehnya itu saat ini pihaknya masih memantau pergerakan dana tersebut naik atau turun.
“Apa bila dana tersebut naik atau turun, kemudian kita tidak menetapkan dana bantuan dari daerah, maka akan colab rumah sakitnya,” jelasnya.
Tidak hanya itu juga mengungkapkan, dana pembayaran bagi aparatur sipil negara akan tetap ditangani oleh pemerintah daerah.
“Dana BLUD juga bergantung pada hasil usaha dari rumah sakit, sehingga bisa diketahui apakah naik atau turun pendapatan rumah sakit,” terangnya.
Sanggul akan melihat proses pelayanan dan segala macamnya, jadi tingkat hunian bisa dilihat apakah ada peningkatan atau tidak.
Maka dari itu, sarana prasarana dan fasilitas di rumah sakit harus ditingkatkan untuk memperoleh dana BLUD bisa bagus. Serta penggunaan JKN BPJS pun dapat ditingkatkan bagi para pasien yang hendak mendapatkan pemeriksaan kesehatan.
“Kepentingan JKN BPJS kita harus bisa melihat secara lugas, serta kami akan memanggil Direktur RSUD bagaimana upaya yang mereka lakukan dan pendapatan yang mereka dapatkan,” tutupnya. (f1/sb)