Lewati ke konten utama
HUKUM

Rumah Kosong Kembali Terbakar di Palangka Raya, Siapa Dibalik Teror

Redaksi 28-10-2024, 09:56 WIB 1 menit baca
Tampak rumah kosong kembali terbakar di Palangka Raya. (FOTO:WARGA)
Tampak rumah kosong kembali terbakar di Palangka Raya. (FOTO:WARGA)

SB, PALANGKA RAYA - Teror kebakaran rumah kosong masih terus terjadi sampai saat ini. Kali ini sebuah rumah panggung berbahan kayu di Jalan Basir Jahan V, Kota Palangka Raya, ludes terbakar dalam kebakaran hebat yang terjadi pada Minggu dini hari, (27/10/24).

Rumah berukuran 5x7 meter ini telah kosong selama kurang lebih dua bulan terakhir, menurut keterangan dari anak dan menantu pemilik rumah.

Sucipto, petugas dari Rescue Damkar Kota Palangka Raya, menjelaskan bahwa pemilik rumah saat ini sedang berada di kampung halaman. Meskipun kosong, bangunan tersebut masih terhubung dengan aliran listrik dan menyimpan beberapa peralatan elektronik, seperti pompa air dan kulkas.

"Menurut keterangan dari menantunya, pemilik rumah tersebut sedang pulang ke kampung halamannya. Meski kosong, bangunan tersebut masih terhubung dengan aliran listrik serta menyimpan beberapa peralatan elektronik, seperti pompa air dan kulkas," ujar Sucipto saat ditemui di lokasi kejadian.

Begitu api dilaporkan, tim gabungan dari pemadam kebakaran, TNI, Polri, BPBD, dan relawan segera dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan kobaran api. Sayangnya, karena material utama bangunan yang terbuat dari kayu, api dengan cepat melahap seluruh bagian rumah hingga tak tersisa.

"Api berkobar sangat cepat karena seluruh bagian rumah terbuat dari kayu. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini mengingat rumah dalam keadaan kosong," jelas Sucipto.

Hingga saat ini, penyebab pasti dari kebakaran yang menghanguskan rumah kosong masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

"Untuk penyebab kita serahkan kepada ahlinya, yaitu pihak kepolisian. Biarkan pihak kepolisian yang mencari tahu penyebab pastinya," pungkas Sucipto. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard