Lewati ke konten utama
DPRD Palangka Raya

Dewan Siap Dukung Program Ketahanan Pangan Presiden RI

Redaksi 01-12-2024, 07:49 WIB 1 menit baca
Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Tantawi Jauhari
Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Tantawi Jauhari

SB, PALANGKA RAYA - Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Tantawi Jauhari siap mendukung program ketahanan pangan nasional yang digagas oleh Presiden Repuulik Indonesia, Prabowo Subianto.

"Berdasarkan informasi Kota Palangka Raya mendapat alokasi lahan seluas 10.000 hektare untuk program cetak sawah. Tentu hal ini menjadi berita yang segar untuk masyarakat kita," katanya, Minggu (1/12/2024).

Namun hingga saat ini, ujar Tantawi, realisasi program tersebut baru mencapai sekitar 10 persen dan tersebar di beberapa titik yang ada di Kota Palangka Raya.

Dia menilai, hal tersebut terjadi akibat Pemerintah Kota Palangka Raya masih dalam tahap pencarian lahan yang sesuai untuk program ini.

Setelah lahan yang dibutuhkan ditemukan, pemerintah kota kemudian akan segera melaporkan hasilnya kepada pemerintah pusat.

"Ketika lahan sudah ditemukan dan siap, Pemerintah Pusat akan melakukan kajian untuk menentukan daerah mana yang cocok untuk pembangunan kawasan pertanian,” ucapnya.

Tantawi juga mengungkapkan, bahwa percepatan program cetak sawah harus menjadi program prioritas Pemerintah Kota Palangka Raya pada 2025.

Selain itu, Kementerian Pertanian juga telah mempersiapkan berbagai bentuk bantuan, termasuk peralatan dan pelatihan bagi masyarakat yang terlibat dalam proyek ini.

“Bantuan dari Kementerian Pertanian akan sangat membantu, baik untuk kebutuhan teknis pencetakan sawah maupun peningkatan kapasitas masyarakat di bidang pertanian,” ujarnya.

Untuk itu poltisi partai Gerindra ini berharap bahwa dengan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, program ketahanan pangan ini dapat segera terealisasi.

Hal ini tidak hanya akan meningkatkan produktivitas pertanian di Kota Palangka Raya, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat setempat.

"Tentu prorgam ini membuat masyarakat Kota Palangka Raya menjadi lebih produktif dan bisa menjadi mata pencaharian utama untuk bisa tetap memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari," pungkasnya. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard