SOPD Diminta Koordinasi ke Pusat Perpanjangan Runway Bandara H Asan
SB, SAMPIT- Bupati Kotim Halikinnor meminta perangkat daerah berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar perpanjangan runway bandara H Asan Sampit terealisasi.
"Saya tadi juga minta OPD terkait untuk terus berkoordinasi untuk pengembangan bandara ini agar terus diprioritaskan atau dipercepat oleh pemerintah pusat," kata Halikinnor, Rabu (18/12/2024).
Sebelumnya pihaknya telah menerima kabar dari Bappedalitbang Provinsi Kalteng terkait pengembangan bandara H Asan Sampit. Yaitu sudah masuk 20 prioritas yang akan dilakukan pada tahun 2025 ini. Olehnya dia minta SOPD untuk terus pantau dikonfirmasi ke pusat.
"Kita akan terus kawal, supaya segera bandara kita diperpanjang menjadi 2.500 meter serta Kita akan terus kawal, supaya segera bandara kita diperpanjang menjadi 2.500 meter serta diperlebar. Yang mana saat ini landasan pacu atau runway Bandara Haji Asan Sampit saat ini 2.040 meter dengan lebar 30 meter. Perpanjangan runway diharapkan bisa dilakukan menjadi 2.500 meter, agar pesawat berbadan lebar dapat mendarat di bandara kita," ungkapnya.
Jika landasan pacu sudah diperpanjang dan dilebarkan otomatis bisa didarati oleh pesawat berbadan besar, seperti pesawat jenis Boeing 737800 MG berkapasitas 189 seat bahkan jenis Boeing 737-900 ER berkapasitas 195 hingga 215 penumpang.
"Kita harus akui saat ini frekuensi penerbangan masih terbatas, padahal kebutuhan masyarakat terhadap transportasi udara cukup tinggi. Karena terbatas itu akhirnya mereka memilih bepergian melalui bandara di daerah lain seperti Palangka Raya dan Pangkalan Bun," ujarnya.
Halikinnor meminta perhatian pemerintah pusat, karena peningkatan bandara ini menurutnya kebutuhan yang sangat penting.
Hal itu juga dilihat dari jumlah penduduk Kotim yang paling banyak se-Kalteng dan tingkat perekonomian Kotim yang cukup pesat, namun hingga saat ini bandara di Sampit ini hanya bisa didarati pesawat berukuran kecil. (f1/sb)