Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Pemkab Kotim Evaluasi Kinerja Selama Tahun 2024

Redaksi 30-12-2024, 05:41 WIB 2 menit baca
Usai rapat evaluasi, Bupati Kabupaten Kotim H Halikinnor didampingi Wabup Irawati dan Forkopimda foto bersama. (FOTO:ABU)
Usai rapat evaluasi, Bupati Kabupaten Kotim H Halikinnor didampingi Wabup Irawati dan Forkopimda foto bersama. (FOTO:ABU)

SB, SAMPIT – Mengakhiri tahun 2024, Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor, menggelar rapat evaluasi pembangunan daerah yang diadakan untuk merefleksikan capaian serta tantangan yang dihadapi sepanjang tahun anggaran 2024 pada Senin (30/12/2024).

Dalam sambutannya, Halikinnor menekankan pentingnya kegiatan ini untuk menilai sejauh mana hasil pembangunan telah berjalan sesuai harapan, serta untuk mengidentifikasi berbagai hambatan yang masih perlu diatasi.

"Sayamenegaskan bahwa APBD bukan sekadar dokumen anggaran, melainkan instrumen vital dalam mewujudkan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat," kata Halikinnor.

Ia juga menjelaskan bahwa pembangunan di Kotim bertujuan untuk mewujudkan visi daerah sebagai kabupaten yang mandiri, maju, dan sejahtera. Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, pemerintah daerah telah menetapkan beberapa target ekonomi makro untuk tahun 2024.

Dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kotim tahun 2024 telah ditetapkan asumsi atau target capaian indikator ekonomi makro tahun 2024.

Diantaranya, pertumbuhan ekonomi ditargetkan sebesar 4,24 persen, inflasi berada di kisaran 2 hingga 4 persen, pendapatan regional per kapita ditargetkan sebesar Rp. 60,14 juta, angka kemiskinan ditargetkan sebesar 5,01 persen, tingkat pengangguran terbuka berada di kisaran 4,93 persen, dan indeks pembangunan manusia ditargetkan di atas 73,73.

Bupati mengungkapkan bahwa berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kotim, dua indikator utama yaitu angka kemiskinan dan tingkat pengangguran terbuka telah menunjukkan perkembangan positif. Angka kemiskinan turun dari 5,69 persen pada tahun 2023 menjadi 5,66 persen pada tahun 2024, sedangkan tingkat pengangguran terbuka menurun dari 4,77 persen menjadi 4,63 persen di tahun yang sama.

“Angka kemiskinan dan tingkat pengangguran terbuka sudah menunjukkan tren penurunan. Namun, kita harus tetap bekerja keras untuk memastikan pencapaian target-target ini dapat terwujud secara maksimal. Pada tahun 2025, kita akan menilai capaian kinerja ekonomi makro ini berdasarkan data resmi dari BPS,” katanya.

Meskipun capaian tersebut cukup menggembirakan, Halikinnor mengakui bahwa pencapaian target ekonomi makro di tahun 2024 bukanlah tugas yang mudah. Berbagai tantangan dan hambatan tetap harus dihadapi. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya sinergitas antara semua pihak dalam mempercepat pembangunan di Kabupaten Kotawaringin Timur.

“Sinergitas dan kerjasama yang baik dan terintegrasi antara pemerintah daerah, instansi vertikal, dunia usaha, dan seluruh masyarakat adalah kunci untuk mengatasi tantangan serta mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan,” pungkasnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard