Camat se-Kotim Diminta Data Seluruh Siswa Jenjang TK-SMA untuk Program MBG
SB, SAMPIT - Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kotim Sanggul Lumban Gaol minta kepada seluruh camat di wilayah Kotim untuk mendata jumlah murid, mulai dari jenjang TK sampai SMA setempat. Hal ini dikatakannya untuk menjalankan program MBG.
“Karena camat itu lebih tau kondisi lingkungan masing-masing. Satu kecamatan bisa memiliki lebih dari satu dapur umum, misalnya di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang ada 16.000 murid maka dibutuhkan empat dapur umum. Makanya, kami meminta camat yang membagi zonanya,” kata Sanggul, Jumat (3/1/2025).
Ia menjelaskan, disamping itu jumlah murid, pembagian zona dapur umum juga harus mempertimbangkan faktor lainnya, salah satunya jarak pengiriman makanan. Ia mengingatkan kepada camat, agar jangan sampai makanan yang dikirimkan rusak atau basi pada saat pengiriman.
Selanjutnya, untuk operasional di dapur umum rencananya pemerintah daerah akan memberdayakan ibu-ibu dari Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) di wilayah masing-masing maupun anggota organisasi wanita lainnya.
“Kami akan memanfaatkan semaksimal mungkin relawan yang ada, terutama ibu-ibu sekitar baik itu anggota TP PKK maupun yang pintar memasak dan sebagainya. Kami berharap program ini berjalan lancar nantinya,” ujar Sanggul
Sebelumnya, Sanggul yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kotim menyampaikan bahwa Pemkab Kotim telah mencadangkan anggaran Rp10 miliar hingga Rp12 miliar untuk mendukung Program MBG.
Hal ini sebagai bentuk komitmen Pemkab Kotim dalam mendukung dan turut mensukseskan program yang dilaksanakan oleh pemerintah pusat. (f1/sb)