Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Peresmian Pabrik Pakan dan Pabrik Es di Sei Ijum Ditunda

Redaksi 11-01-2025, 01:01 WIB 1 menit baca
Bupati Kabupaten Kotim, H Halikinnor saat meninjau pabrik es di Sei Ijum. (FOTO:KOMINFO KOTIM)
Bupati Kabupaten Kotim, H Halikinnor saat meninjau pabrik es di Sei Ijum. (FOTO:KOMINFO KOTIM)

SB, SAMPIT – Peresmian pabrik pakan dan pabrik es yang berlokasi di Desa Sei Ijum, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Kotim harus ditunda.

Semula, peresmian dijadwalkan bertepatan dengan peringatan HUT Kabupaten Kotim ke-72. Namun, agenda tersebut tertunda lantaran Bupati Kotim Halikinnor, bertugas sebagai inspektur upacara (irup) di wilayah utara tepatnya Kecamatan Telaga Antang pada hari peringatan tersebut.

Kepala Dinas Perikanan Kotim Ahmad Sarwo Oboi menjelaskan, bahwa perubahan jadwal ini tidak dapat dihindari karena padatnya agenda HUT Kotim yang digelar di tiga lokasi berbeda, yakni Telaga Antang, Cempaga, dan Mentaya Hilir Selatan.

"Karena Bupati bertindak sebagai inspektur upacara di zona 1 (Telaga Antang), maka tidak memungkinkan untuk meresmikan pabrik di waktu yang sama. Untuk kepastian tanggal peresmian, kami menunggu bupati kembali dari agenda di Jakarta," kata Oboi, Sabtu (11/1/2025).

Meski peresmian ditunda, dirinya memastikan bahwa seluruh sarana, baik pabrik pakan maupun pabrik es, sudah siap digunakan. Bahkan, rencananya saat peresmian nanti akan dilakukan panen perdana produksi es dari pabrik tersebut.

"Insya Allah, peresmian akan tetap dilakukan pada bulan Januari ini. Kami juga telah melakukan persiapan maksimal, termasuk kerja bakti membersihkan sarana-sarana tersebut bersama seluruh pegawai Dinas Perikanan," tambahnya.

Lanjutnya, pabrik pakan dan pabrik es di Desa Sei Ijum merupakan fasilitas strategis untuk mendukung sektor perikanan di Kabupaten Kotim.

"Kehadiran dua pabrik ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas para pelaku usaha perikanan, khususnya nelayan dan kelompok pembudidaya ikan, sehingga memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah," ucapnya.

Dengan penundaan ini, pemkab tetap berkomitmen memastikan fasilitas tersebut dapat segera dimanfaatkan masyarakat, demi mendukung pengembangan sektor perikanan yang berkelanjutan di Kotim. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard