Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Pemkab Kotim Evakuasi Wanita Terlantar ke Rumah Sakit

Redaksi 01-02-2025, 10:34 WIB 1 menit baca
Wakil Bupati Kabupaten Kotim, Irawati saat membesuk seorang wanita yang terlantar saat mendapatan perawatan medis di RSUD dr Murjani Sampit. (FOTO:KOMINFO)
Wakil Bupati Kabupaten Kotim, Irawati saat membesuk seorang wanita yang terlantar saat mendapatan perawatan medis di RSUD dr Murjani Sampit. (FOTO:KOMINFO)

SB, SAMPIT - Setelah ada laporan dari warga Pemkab Kotim langsung bantu evakuasi seorang wanita terlantar di sebuah gubuk bekas warung di sekitar jalan lingkar kota, Bundaran KB, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kota Sampit, Sabtu (1/2/2025).

Wanita yang diduga mengalami sakit pada kakinya itu tidak dapat bergerak dan tinggal sendirian dalam kondisi memprihatinkan. Menurut keterangan para sopir truk yang sering melintas di lokasi, wanita tersebut telah lama berada disana. Para sopir pun berinisiatif memberinya makanan.

Wakil Bupati Kotim, Irawati mengatakan, dirinya menerima informasi dari media sosial dan langsung turun ke lokasi untuk menindaklanjuti laporan adanya seorang wanita tersebut.

“Saya mendapat laporan dari masyarakat melalui medsos dan menginstruksikan Dinas Sosial, camat, dan lurah untuk mengecek kondisi wanita tersebut. Terima kasih pada masyarakat yang selalu memberikan informasi kejadian di Kotim," kata Irawati.

Setelah dicek, kondisinya lemah dan mengalami dehidrasi, sehingga langsung dipanggil ambulans untuk membawanya ke RSUD dr Murjani Sampit agar mendapat perawatan lebih lanjut.

Dari keterangan awal, wanita tersebut mengaku bernama Linda, warga MB Ketapang. Namun, pihak berwenang masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk mengetahui kondisinya secara pasti.

"Nantinya, setelah mendapatkan perawatan, ia akan dibawa ke rumah singgah sembari menunggu keluarganya menjemput. Jika ditemukan indikasi gangguan kejiwaan, bisa dirujuk ke rumah sakit jiwa," tambahnya.

Irawati juga mengimbau masyarakat yang mengenal atau mengetahui keluarga wanita tersebut agar segera menghubungi pihak berwenang. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard