Peringati HPN 2025 dan HUT ke-79 PWI, PWI Bersama Polres Kotim Gelar Donor Darah
SB, SAMPIT - Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2025, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kotim bersama dengan Polres Kotim menggelar bakti sosial donor darah bertempat di PMI Sampit, Sabtu (15/2/2025).
Kegiatan ini bertujuan untuk membantu sesama dan mempromosikan kesadaran akan pentingnya donor darah.
Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain mengatakan, kegiatan hari ini dalam rangka memperingati hari pers 2025 kemudian PWI ke-79.
"Rangkaian kegiatan yang sudah kita laksanakan hari ini adalah kegiatan donor darah ini merupakan bentuk bakti sosial kita dalam membantu sesama," kata Resky Maulana Zulkarnain.
Harapan ke depan Polres Kotim dan PWI terus bersinergi dan perlu ditingkatkan dengan tujuan utamanya adalah bisa mengedukasi masyarakat bersama rekan-rekan dari PWI bersama-sama menjaga kamtibmas di wilayah Kotim dan upayanya untuk memberikan edukasi yang bagus dan baik kepada masyarakat.
Sementara itu Ketua PWI Kotim, Siti Fauziah, mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya untuk Polres Kotim ikut berpartisipasi dalam momentum peringatan HPN 2025 dan HUT PWI 79.
Dirinya berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Ia juga menegaskan bahwa aksi donor darah ini akan dijadikan agenda tahunan PWI Kotim.
"Kami ingin berbagi dan membantu sesama melalui aksi donor darah ini. Semoga darah yang didonorkan bisa bermanfaat bagi pasien yang membutuhkan," ungkapnya.
Lanjutnya, kegiatan Polres Kotim bersama PWI ini bukan hanya donor darah saja namun ada bakti sosial ada pertandingan persahabatan dan juga ada kunjungan ke korban kebakaran.
"Harapan kita terus berkelanjutan hubungan kita dengan kepolisian semakin baik, kemudian kita juga bisa memenuhi harapan-harapan pemerintah terutama juga dari pihak Polres bahwa kita bisa membantu ke lapangan tentunya sesuai dengan profesi kita," ujarnya.
Ia mengingatkan selalu menjaga berita-berita positif di masyarakat karena berita-berita juga akan mempengaruhi situasi. Yang pasti harus selalu diingat jurnalis harus bertanggung jawab jangan sampai menyebarkan atau ikut mendukung berita hoax yang beredar. (f1/sb)