Efesiensi Anggaran Dipastikan Tidak Pengaruhi Bidang Kesehatan dan Pendidikan
SB, SAMPIT - Pemerintah Kabupaten Kotim melakukan efisiensi menyusul adanya pemangkasan anggaran transfer dari pusat Rp141 miliar. Salah satu efesiensi itu dilakukan dengan memangkas anggaran perjalanan dinas dan TPP tahun 2025.
Hal ini dikatakan Bupati Kotim Halikinnor setelah rapat persiapan pergeseran APBD Tahun Anggaran 2025 bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Kotim, Rabu (5/3/2025).
"Kita mengurangi belanja perjalanan dinas sebesar 50 persen. Dan untuk TPP pegawai juga dikurangi sekitar 30 sampai 60 persen," kata Halikinnor.
Ia menjelaskan, efesiensi anggaran saat ini Pemkab Kotim lebih menfokuskan pada pelayanan publik. Terutama sektor kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur, tetap menjadi prioritas utama.
Pemkab Kotim memastikan bahwa sektor-sektor esensial tersebut tidak akan terganggu dengan adanya efisiensi anggaran ini.
"Prioritaskan saat ini pada bidang kesehatan, pendidikan hingga pembangunan infrastruktur jalan yang mengharuskan untuk akses masyarakat. Kami pastikan bahwa sektor esensial seperti ini tidak terganggu. Justru, efisiensi ini dilakukan agar anggaran bisa dialihkan ke program-program yang lebih mendesak,” tutupnya. (f1/sb)