seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Noni Ermirawati: Prihatin Meningkatnya Kasus Asusila Anak di Bawah Umur

by Redaksi - Tanggal 11-12-2022,   jam 07:21:05
Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Nono Ermirawati, SP Anggota DPRD Kabupaten Kapuas, Nono Ermirawati, SP

SB, KUALA KAPUAS - Anggota DPRD Kabupaten Kapuas Noni Ermirawati, SP menyampaikan rasa keprihatinannya atas meningkatnya kasus asusila terhadap anak dibawah umur di Kabupaten Kapuas, hal ini mencoreng Kapuas telah ditetapkan sebagai Kota Layak Anak (KLA). 

"Kita sangat prihatin atas banyak kasus asusila, dan kekerasan terhadap anak dibawah umur, tentu ini kedepan harus menjadi perhatian," jelas Noni Ermirawati.

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini, mengungkapkan dari data Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APP-KB) Kabupaten Kapuas cukup tinggi, dimana sebanyak 46 kasus anak, penganiayaan terhadap perempuan dan anak.

"Bayangkan dari 46 tersebut, ada 20 kasus asusila, mulai Januari sampai Desember 2022. Ini tentu menjadi keprihatinan dan harus ada langkah khusus untuk dapat ditekan," kata Noni Ermirawati.

Wakil Rakyat dari Dapil V ini, meminta kepada pemerintah daerah melalui dinas terkait, agar melakukan pengawasan dan pendampingan terhadap anak korban asusila maupun kekerasan. 

"Tentu para korban harus didampingi, dan pelaku dihukum berat," tegasnya.

Dirinya juga sangat mendukung langkah pihak kepolisian dalam hal ini Polres Kapuas untuk menindak para pelaku asusila, dan kekerasan terhadap anak, agar anak-anak dapat terlindungi dengan baik.

"Tindak tegas dan hukum seberat-beratnya, karena perbuatan para pelaku tidak bisa ditolerir lagi," ucap Noni.

Disamping itu, lanjut Noni, peranan orangtua atau keluarga sangat penting, karena anak-anak dapat diawasi dengan baik, agar terhindar dari hal negatif, apalagi ditengah kemajuan teknologi saat ini.

"Mari bersama-sama melindungi anak-anak dari perbuatan negatif, dan khususnya tindakan asusila," tandasnya. (dm)