Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Jalan Lintas Selatan Diagregat Sepanjang 500 Meter, Timbunan Agregat 185 Meter Kubik

Redaksi 18-03-2025, 02:45 WIB 1 menit baca
Tampak alat berat saat meratakan jalan yang berlobang di Jalan Lintas Selatan. (FOTO: DSDABMBKPRKP)
Tampak alat berat saat meratakan jalan yang berlobang di Jalan Lintas Selatan. (FOTO: DSDABMBKPRKP)

SB, SAMPIT - Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DSDABMBKPRKP) Kotim Mentana Dinar mengatakan ruas jalan lingkar selatan Kota Sampit saat ini sudah fungsional.

"Akhir tahun kemarin kami sudah lakukan agregat dan fungsional. Sudah dilalui juga kendaraan berangkutan berat. Untuk agregat sementara hanya bisa bertahan 5-6 bulan,” kata Mentana, Selasa (18/3/2025).

Pihaknya melakukan pemeliharaan di ruas jalan tersebut sepanjang 500 meter. Menghabiskan timbunan agregat sebanyak 185 meter kubik.

Penanganan ruas tersebut dilakukan dengan meratakan titik jalan yang berlubang menggunakan agregat. Dengan melibatkan lima unit truk untuk mengangkut material agregat kelas B.

"Sejauh ini jalan lingkar selatan masih aman dilewati kendaraan berat. Ada beberapa titik lokasi yang berbeda yang berlubang cukup besar ditimbun agregat dengan menghabiskan 185 meter kubik yang langsung diratakan,” jelasnya

Ruas jalan lingkar selatan menjadi jalur utama strategis yang dilewati kendaraan bermuatan berat dengan bobot hingga belasan ton. Jalan yang ditimbun agregat hanya mampu bertahan 3-6 bulan.

Kerusakan jalan di jalur itu berkali-kali menjadi petaka bagi pengemudi bermuatan hasil kebun sawit, cangkang sawit, CPO, pupuk hingga muatan lainnya. Pemeliharaan jalan tersebut juga menjadi satu alternatif agar truk bermuatan berat tidak lagi melewati jalur dalam kota. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard