Musyawarah Provinsi ODOJ, Pj Sekda: Ini Kontribusi Nyata Pada Generasi Muda
SB, SAMPIT - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Kotim (Kotim) menyambut baik dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan Musyawarah Provinsi Komunitas One Day One Juz (ODOJ) Kalimantan Tengah tahun 2025 dengan tema, "Gelorakan Dakwah ke Pelosok, Menjadi Inspirasi, Memberi Motivasi, Berdakwah Dengan Hati".
Musyawarah Provinsi ODOJ merupakan agenda strategis yang dilaksanakan setiap tiga tahun sekali. Momentum ini tidak hanya menjadi sarana pemilihan ketua dan mendengarkan laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya, tatapi juga sebagai ajang evaluasi, konsolidasi, dan perumusan langkah-langkah strategis ke depan.
"Tema yang diusung tahun ini, menurut saya sangat tepat dan menggambarkan semangat perjuangan ODOJ dalam membawa nilai-nilai Al-qur'an ke seluruh penjuru negeri, termasuk daerah-daerah terpencil," kata Bupati Kotim Halikinnor dalam hal ini diwakilkan oleh Pj Sekda Masri, Senin (5/5/2025).
Dirinya juga mengapresiasi komitmen ODOJ Kalteng dalam memberikan kontribusi nyata kepada generasi muda, terutama di tengah maraknya kasus-kasus kejahatan seksual usia dini, perundungan, dan berbagai permasalahan moral lainnya.
Kehadiran ODOJ yang tidak hanya mengajak, tapi juga merangkul dan menumbuhkan cinta Al-qur'an, dapat menjadi role model bahwa solusi sejati ada dalam petunjuk allah, yakni al-qur'an.
Pemerintah Kotim sangat menyadari pentingnya peran komunitas seperti odoj dalam pembangunan daerah, khususnya dalam bidang keagamaan dan pembinaan karakter generasi muda.
"Kami juga mencermati langkah-langkah silaturahmi yang telah dilakukan ODOJ Kalteng kepada para pemangku kepentingan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten.
Dirinya berharap agar kegiatan mengaji seperti ODOJ dapat masuk secara lebih luas ke lingkungan sekolah, tentu akan mempelajarinya dan berkoordinasi dengan dinas terkait.
"Dukungan regulasi bisa menjadi jembatan agar semangat mencintai Al-qur'an dapat terintegrasi dalam dunia pendidikan formal, sehingga membentuk generasi yang bukan hanya cerdas secara intelektual, tapi juga kuat secara spiritual dan akhlak,” sebutnya.
Lanjutnya, semoga Musprov ini menghasilkan keputusan yang terbaik untuk keberlangsungan dakwah qur'ani Kalteng dan menjadi tonggak baru untuk perjuangan yang lebih besar.
"Mari kita terus bersinergi membangun generasi qur'ani, dari kotim untuk kalimantan tengah, dari Kalteng untuk Indonesia,” pungksanya. (f1/sb)