Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Bupati Halikinnor Tinjau Pasar Mangkikit Mangkak Sejak 2010

Redaksi 05-05-2025, 03:27 WIB 1 menit baca
Bupati Kabupaten Kotim, H Halikinnor saat meninjau Pasar Mangkikit yang sudah lama mangkrak. (FOTO:SEPUTRA BORNEO)
Bupati Kabupaten Kotim, H Halikinnor saat meninjau Pasar Mangkikit yang sudah lama mangkrak. (FOTO:SEPUTRA BORNEO)

SB, SAMPIT - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor meninjau langsung kondisi Pasar Mangkikit yang mangkrak. Ia menegaskan komitmennya untuk merampungkan pembangunan pasar tersebut, Senin (5/5/2025).

Bangunan berlantai tiga yang berada di Jalan Pangeran Antasari, Kota Sampit itu mangkrak sejak 2010 akibat keterlambatan pembangunan oleh kontraktor.

"Beberapa hari lalu kita sudah menunjukan Plt Kepala Dinas dan baru dilakukan peninjauan. Kita akan mencari solusi terbaik untuk tetap melanjutkan pembangunan Pasar Mangkikit. Karena kalau kita diamkan terus tidak tau sampai kapan,” kata Halikinnor.

Halikinnor menilai kondisi bangunan pasar masih layak meski belum selesai dilakukan pembangunan. Meski belum sepenuhnya rampung, bangunan pasar itu disebutnya jauh lebih baik dibanding Pasar Kodim yang selama ini menjadi pusat aktivitas pedagang subuh.

Olehnya itu dirinya minta kepada OPD terkait untuk dijadwalkan pertemuan membahas kelanjutan pembangunan pasar tersebut, dilakukan pendataan, dan disiapkan untuk menampung pedagang termasuk pembahasan mengenai anggaran.

"Kalaupun belum bisa dilanjutkan dalam waktu dekat, bangunan yang ada disana bisa dimanfaatkan pedagang terlebih dahulu. Karena ada sebagian ruko yang layak digunakan, minusnya becek saat musim hujan namun hal itu bisa diatasi", ujarnya

Halikinnor menegaskan pihaknya masih memberikan toleransi kepada para pedagang di lokasi lama, namun hal itu hanya sementara. Ia berharap OPD terkait segera menuntaskan pekerjaan awal agar Pasar Mangkikit benar-benar bisa difungsikan dalam waktu dekat.

Langkah ini juga sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Kotim untuk membenahi infrastruktur pasar secara bertahap, meningkatkan kenyamanan pedagang dan pembeli, serta mendorong perputaran ekonomi yang lebih sehat. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard