Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Bupati Buka Jambore Kader PKK Tingkat Kabupaten Kotim

Redaksi 06-05-2025, 10:26 WIB 2 menit baca
Bupati Kabupaten Kotim, H Halikinnor foto bersama Kader PKK tingkat Kabupaten Kotim Tahun 2025. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
Bupati Kabupaten Kotim, H Halikinnor foto bersama Kader PKK tingkat Kabupaten Kotim Tahun 2025. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, SAMPIT - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor membuka secara resmi Jambore Kader PKK tingkat Kabupaten Kotim Tahun 2025, Selasa (6/4/2025).

Halikinnor mengucapkan selamat datang kepada 292 para kader PKK dari kecamatan, kelurahan dan desa se Kabupaten Kotim dimana kegiatannya yang dilaksanakan selama 3 hari.

Acara Jambore kader PKK tingkat Kabupaten Kotim tahun 2025 ini baru dapat  dilaksanakan di tahun ini dimana terakhir dilaksanakan pada 2022.

"Selama 2 tahun berturut-turut kita tidak dapat melaksanakan beberapa program dan kegiatan salah satunya adalah kegiatan yang kita laksanakan hari  ini, hal ini dikarenakan adanya keterbatasan dana dan skala prioritas dalam pelaksanaan program PKK,” kata Halikinnor.

Halikinnor menjelaskan, selama ini gerakan PKK mempunyai 10 program pokok PKK yang terbukti mampu menyentuh seluruh aspek kehidupan masyarakat disegenap pelosok desa dan kelurahan di indonesia.

Dimana dalam pelaksanaan programnya senantiasa melibatkan masyarakat secara aktif mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan, pengendalian dan pemeliharaan serta pengembangan hasil-hasilnya. 

Artinya perlu variasi jenis kegiatan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masing – masing daerah baik Kecamatan, kelurahan dan desa.

"Saya memperhatikan beberapa program unggulan yang menjadi program PKK secara nasional yaitu pola asuh anak dan remaja dengan penuh cinta kasih, sangatlah relevan dengan kondisi anak dan remaja saat ini,” jelasnya

Olehnya itu pentingnya mengoptimalkan peranan orang tua/yang mengasuh untuk menumbuhkan dan membangun sikap dan perilaku sesuai dengan budaya bangsa. 

"Kita sadari bahwa keterbatasan dana pemerintah dalam pembiayaan pembangunan, menuntut kita untuk pandai memanfaatkan potensi wilayah setempat agar dengan dana pembinaan yang terbatas kita tetap mampu mendayagunakan baik lingkungan, SDA, SDA, sarana dan prasarana, kesempatan untuk pelaksanaan berbagai program dan kegiatan gerakan PKK,” ungkapnya.

"Dengan kegiatan ini saya ingatkan para kader PKK, tiidak hanya berakhir pada acara kumpul – kumpul diantara kader saja, tapi secara substansial merupakan media yang didesain untuk lebih merangsang  inisiatif, motivasi, inovasi, spirit dan kinerja kader PKK dalam melayani masyarakat di berbagai tingkatan,” timpan Bupati. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard