Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Pemkab Kotim Usulkan Rp 190 Miliar Untuk Pengembangan Bandara Haji Asan Sampit

Redaksi 19-05-2025, 11:04 WIB 1 menit baca
Bupati Kabupaten Kotim, H Halikinnor ketika ketemu Kemenhub Ri di Jakarta. (FOTO:DISKOMINFO)
Bupati Kabupaten Kotim, H Halikinnor ketika ketemu Kemenhub Ri di Jakarta. (FOTO:DISKOMINFO)

SB, SAMPIT - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengajukan usulan pengembangan bandara dengan estimasi anggaran mencapai Rp 190 miliar.

Usulan ini dilakukan Bupati Kotim, Halikinnor, saat bertemu dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI di Jakarta, Jumat (16/5/2025).

Pihaknya terus mendorong pengembangan Bandara Haji Asan Sampit sebagai bagian penting untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan konektivitas daerah.

"Kami ingin Bandara H Asan tidak hanya berfungsi sebagai tempat transit, tapi menjadi pusat ekonomi baru yang dapat mendorong perekonomian lokal," kata Halikinnor, Senin (19/5/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Halikinnor menyampaikan lahan untuk perpanjangan runway dan pembangunan gedung PKP-PK (Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran) sudah dibebaskan dan siapkan Pemkab Kotim.

Olehnya itu dirinya didampingi sejumlah pejabat, termasuk Plt Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Rody Kamislam dan Plt Kepala Dinas Perhubungan Raihansyah, mengusulkan proposal agar Bandara tersebut bisa didarati pesawat berbadan lebar seperti Airbus 737-500

Sementara itu, Direktur Keamanan Penerbangan Kemenhub, Capt Sigit Hani Hadiyanto, mengakui usulan tersebut sebelumnya masuk dalam Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) 2025 dengan alokasi sekitar Rp60 miliar. Namun, karena adanya efisiensi anggaran, program tersebut terpaksa tertunda.

Direktur Keamanan Penerbangan Kemenhub, Capt Sigit Hani Hadiyanto, mengakui usulan tersebut sebelumnya masuk dalam Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) 2025 dengan alokasi sekitar Rp 60 miliar. Namun, karena adanya efisiensi anggaran, program tersebut terpaksa tertunda.

Meski demikian, Halikinnor optimis pemerintah pusat akan memprioritaskan kembali pengembangan Bandara H Asan pada tahun mendatang.

"Saya mohon dukungan dan doa masyarakat Kotim agar pengembangan bandara ini bisa segera terwujud demi mendukung kemajuan daerah," ungkap Halikinnor.

Pengembangan Bandara H Asan diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi dan memperkuat konektivitas wilayah, yang selama ini sangat dinantikan masyarakat Kotim. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard