Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Pemkab Kotim Serahkan Proposal Kelengkapan Pembangunan Sekolah Rakyat ke Kemensos RI

Redaksi 20-05-2025, 01:03 WIB 2 menit baca
Wabup Kotim, Irawan disampingi Kepala Dinas Pendidikan Muhammad Irfansyah ketika menyerahkan berkas proposal kedua kepada Kemensos RI. (FOTO:DISKOMINFO)
Wabup Kotim, Irawan disampingi Kepala Dinas Pendidikan Muhammad Irfansyah ketika menyerahkan berkas proposal kedua kepada Kemensos RI. (FOTO:DISKOMINFO)

SB, SAMPIT - Wakil Bupati Kotim Irawati, menyerahkan proposal kedua sebagai pelengkap dari proposal pertama dalam menindaklanjuti permohonan pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Kotim kepada Kementerian Sosial RI, Selasa (20/5/2025).

Penyerahan proposal kedua tersebut diterima langsung oleh Wakil Menteri Sosial Republik Indonesia, Bapak Ir. Agus Jabo Priyono dan mendapat sambutan yang sangat positif.

"Dalam upaya tersebut saya telah menyerahkan roposal kedua sebagai pelengkap dari proposal pertama, yang menjadi syarat administrasi untuk dapat direalisasikannya pembangunan Sekolah Rakyat Tahap 1 pada Tahun 2025," kata Irawati.

Ia menyampaikan bahwa Pemkab Kotim terus berkomitmen untuk mendorong pemerataan akses pendidikan, khususnya bagi masyarakat yang berada di wilayah pedalaman dan kurang terjangkau.

"Untuk data masyarakat kemarin kami sudah melakukan verifikasi untuk menyanjungkan data dari KS ke DTC untuk memilih 100 siswa yang kurang mampu yang nantinya bisa bersekolah di sekolahan rakyat," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama Irawati juga menyampaikan lahan yang akan dibangun sekolah rakyat nantinya dengan alternatif pertama sekitar 6,12 harktare dan alternatif kedua seluas 9 hektare.

"Lahan tersebut sudah bersertifikat dan tidak ada masalah apapun," tegasnya.

Lanjutnya, untuk masuk ke tahap pertama pembanguanan sekolah rakyat tersebut syaratnya harus menyiapkan tempat atau gedung untuk sementara pembelajaran tahun 2025.

Dengan tahapan tersebut Pemkab Kotim sudah menyiapkan gedung asrama Islamic Center sebagai pembelajaran sementara bagi siswa sekolah rakyat tersebut.

"Kita sudah siapkan dua asrama putra dan putri dengan satu asrama berjumlah 24 kamar dengan 4 orang per kamar jadi kapasitas satu asrama bisa menampung 192 orang," jelasnya.

Olehnya itu pihaknya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta dukungan dari Kementerian Sosial RI terhadap ikhtiar Pemkab Kotim dalam membangunan Sumber Daya Manusia (SDM) sejak usia dini.

"Saya berharap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah ini dapat membawa manfaat besar bagi generasi masa depan serta mempercepat pemerataan pembangunan di Kabupaten Kotim," pungkasnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard