Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Irawati Tegaskan ASN dan Tekon Terindikasi Positif Narkoba Ditindak Tegas

Redaksi 27-05-2025, 06:49 WIB 1 menit baca
Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Irawati foto bersama setelah kegiatan tes urin Narkotika untuk ASN dan Tekon di setiap OPD. FOTO: ABU
Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Irawati foto bersama setelah kegiatan tes urin Narkotika untuk ASN dan Tekon di setiap OPD. FOTO: ABU

SB, SAMPIT- Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Irawati menegaskan, jika Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Kontrak (Tekon) di lingkungan Pemkab Kotim terindikasi positif narkoba maka akan ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku. 

" Sesuai intruksi pimpinan kalau misalkan Tekon langsung diberhentikan kontraknya. Sedangkan ASN akan dikenakan sanksi sesuai undang-undang ASN", Kata Irawati, Senin (26/5/2025). 

Irawati menjelaskan, apabila ada ASN terindikasi positif narkoba maka tidak langsung diserahkan ke Aparat Penegak Hukum (APH) namun pihaknya harus mengetahui lebih dulu penyebabnya. 

Penyebab positif narkoba itu ada tiga macam, ada jenik, sabu dan ganja. Bahkan mungkin dari obat obatan lain yang dikosumsi ASN. 

" Kita lihat dia positifnya karena apa. Karena sesuai aturan UUD terbaru orang yang positif narkoba hanya di rehab. Kemudian tindakan selanjutnya baru kita serahkan ke Polres Kotim untuk dilakukan pengembangan darimana ASN mendapatan obat-obatan itu", jelasnya. 

Lanjutnya, ia menekan ASN sebagai figur yang memberi pelayanan kapada masyarakat harus dapat bersih dari penyalahgunaan narkoba.

Jika terdeteksi penyalahgunaan narkoba, maka akan berdampak langsung dan mengganggu cara kerja ASN dalam memberi pelayanan. 

" Upaya kita saat ini lebih ke pencegahan. Kita menginginkan ASN di Kotim benar-benar bersih, tidak terkontaminasi apapun," pungkasnya. 

Untuk diketahui Pemkab Kotim gencar melakukan kegiatan tes urin Narkotika untuk ASN dan Tekon di setiap OPD. Tes urin ini merupakan salah satu komitmen Bupati dan Wakil Bupati Kotim dalam mengantisipasi pemerintahan yang dipimpinnya bebas dari narkoba. (f1/SB)

 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard